BANDA ACEH – Panitia penyelenggara Stand Up Comedy di Banda Aceh membatalkan kontrak untuk menampilkan dua komika Indonesia, Ernest Prakasa dan Mongol. Pembatalan ini dilakukan setelah panitia berdiskusi dengan beberapa tokoh organisasi masyarakat yang ada di Aceh.

Demikian disampaikan Andri selaku Ketua Panitia Stand Up Comedy saat konferensi pers di Keude Kupi Aceh, Lampineung, Rabu, 8 Maret 2017.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri MPC Pemuda Pancasila Banda Aceh, FPI Banda Aceh, dan IIBF Aceh for Syiriah Banda Aceh serta awak media. Dalam kesempatan tersebut, Andri juga menjelaskan faktor penyebab pembatalan kontrak kedua komika tersebut.

“Ernest Prakasa dan Mongol dua sosok yang tidak diterima oleh masyarakat Aceh,” katanya.

Seperti diketahui, Ernest Prakasa mendapat sorotan publik setelah berkicau di media sosial soal pertemuan antara Wapres RI Jusuf Kalla dengan Zakir Naik. Dalam kicauan yang sudah dihapusnya, Ernest menyesalkan kebijakan JK menerima Zakir Naik yang disebutnya sebagai pendana ISIS.

Kicauan Ernest tersebut langsung menjadi viral di dunia maya. Dia bahkan dihujat karena terlalu lancang menuduh da'i kondang, Zakir Naik, tanpa bukti kuat. (Baca juga: Sido Muncul Pecat Ernest Prakasa Usai Tuding Zakir Naik Pendana ISIS).

“Sedangkan Mongol, ternyata beliau baru-baru ini merupakan salah satu pendukung Ahok untuk kandidat gubernur yang ada,” kata Andri.

Panitia akan mendatangkan komika pengganti ke Banda Aceh agar warga yang telah membeli tiket tidak kecewa. “Panitia penyelenggara akan mengganti penampilan kedua komika dengan komika lainnya,” katanya.[]