LHOKSEUMAWE – Sejumlah rekanan merasa kecewa terhadap pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Kota Lhokseumawe. Pasalnya, ada peserta tender yang gagal meng-upload surat sanggahan hingga batas akhir masa sanggah lantaran terhadi gangguan pada server Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lhokseumawe.

“Saya kecewa karena tidak bisa upload surat sanggahan sampai berakhirnya masa sanggah paket Belanja Pembangunan Tempat Jajanan Kuliner Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe,” kata Saiful, salah seorang peserta tender paket itu kepada portalsatu.com/ melalui telepon seluler, Senin, 1 Agustus 2022, menjelang siang.

Saiful menyebut server LPSE Kota Lhokseumawe mengalami gangguan atau eror sejak Ahad, 31 Juli 2022, sekitar pukul 15.21 WIB sampai Senin pagi. Menurut dia, sekitar 10 menit menjelang batas akhir masa sanggah, server LPSE itu baru normal kembali, sehingga menghambat para peserta tender untuk meng-upload surat sanggahan atas paket Belanja Pembangunan Tempat Jajanan Kuliner Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Rp2,4 miliar.

Salah seorang rekanan lainnya menyampaikan gangguan server itu terjadi untuk semua paket pekerjaan yang pemenang tendernya diumumkan di LPSE Lhokseumawe, Selasa, 26 Juli 2022, dan masa sanggah berakhir pada Senin, 1 Agustus 2022, pukul 08.00 WIB. Ironisnya, kata peserta tender itu, pihak ULP tidak memperpanjang masa sanggah.

“Tidak bisa kita komplain (protes) ke pihak ULP, karena mereka semua HP-nya mati (tidak aktif),” ucap Saiful yang mengaku mengikuti tender menggunakan perusahaan milik kawannya.

Saiful berharap Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Imran, mengevaluasi kinerja pihak ULP. “Harus dibenahi, pihak ULP harus fair, beu getlah (yang baguslah), agar jangan ada lagi peserta tender yang merasa dirugikan karena pelayanan atau sistem LPSE yang tidak bagus,” ujar rekanan asal Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe itu.

Kepala Bagian ULP Sekretariat Kota Lhokseumawe, Danil, beberapa kali dihubungi portalsatu.com/ sejak pagi hingga siang, Senin (1/8), telepon selulernya tidak aktif. Pertanyaan dikirim portalsatu.com/ via pesan WhatsApp milik Danil juga masih pending hingga Senin siang.[](red)