Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsGempa Donggala dan...

Gempa Donggala dan Tsunami Terparah Sepanjang Sejarah

Gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018, malam. Meski berpusat di Kabupaten Donggala, tapi gempa terasa hampir setiap wilayah Sulteng. Gempa Donggala memicu tsunami setinggi lebih kurang 1-2 meter yang menghantam wilayah Palu, Donggala, dan Mamuju.

Tsunami memang bencana yang sangat menghancurkan. Beberapa tsunami terbesar, paling merusak dan mematikan telah membuktikan kerusakan yang disebabkan bencana tersebut.

1) 8.000 tahun lalu

Sebuah gunung berapi menyebabkan longsoran salju di Sisilia 8.000 tahun yang lalu yang jatuh ke laut pada kecepatan 200 mph (321 km/jam) yang memicu tsunami dahsyat di seluruh Laut Mediterania.

Tidak ada catatan sejarah mengenai peristwa itu, hanya catatan geologis, tetapi para ilmuwan mengatakan tsunami lebih tinggi dari bangunan 10 lantai.

2) 1 November 1755

Setelah gempa besar menghancurkan Lisbon, Portugal dan mengguncang banyak wilayah di Eropa, tsunami pun terjadi. Secara keseluruhan, peristiwa itu menewaskan lebih dari 60.000 orang.

3) 27 Agustus 1883

Letusan dari gunung Krakatau memicu tsunami yang menenggelamkan 36.000 orang di Indonesia – Jawa bagian barat dan Sumatera bagian selatan. Kekuatan ombak mendorong blok karang sebesar 600 ton ke pantai.

4) 15 Juni 1896

Ombak setinggi 30 meter yang disebabkan oleh gempa bumi, menyapu pantai timur Jepang dan sekitar 27.000 orang meninggal.

5) 1 April 1946

Gempa bumi di Alaskan memicu tsunami yang membunuh 159 orang, sebagian besar di Hawaii.

6) 9 Juli 1958

Tsunami di Lituya Bay, Alaska disebabkan tanah longsor yang dipicu gempa berkekuatan 8,3 SR.

Gelombang mencapai ketinggian 576 meter di teluk, tetapi karena daerah tersebut relatif terisolasi dan dalam pengaturan geologis yang unik, tsunami tidak menyebabkan banyak kerusakan di tempat lain. Tsunami itu menenggelamkan satu perahu, menewaskan dua nelayan.

7) 22 Mei 1960

Gempa bumi besar berkekuatan 8,6 SR di Chile menyebabkan tsunami di pantai Chili dalam waktu 15 menit. Gelombang setinggi 25 meter itu menewaskan sekitar 1.500 orang di Chili dan Hawaii.

8) 27 Maret 1964

Gempa bumi Jumat Agung Alaska dengan kekuatan 8,4 SR menyebabkan tsunami setinggi 67 meter di Valdez Inlet. Gelombang melaju hingga lebih dari 463 km/jam yang menewaskan lebih dari 120 orang.

9) 23 Agustus 1976

Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8.000 akibat gempa bumi.

10) 17 Juli 1998

Gempa berkekuatan 7,1 SR menimbulkan tsunami di Papua Nugini yang dengan cepat menewaskan 2.200 orang.

11) 26 Desember 2004

Gempa besar berkekuatan antara 9,1 hingga 9,3 SR mengguncang Indonesia yang menyebabkan tsunami dahsyat hingga menyebabkan korban sekitar 230.000 orang. Gempa itu bernama gempa Sumatera-Andaman, dan tsunami telah dikenal sebagai tsunami Samudra Hindia 2004.

12) 11 Maret 2011

Gempa berkekuatan 8,9 SR melanda Jepang utara, memicu tsunami.

(Tatik Ariyani/Ade Sulaeman)[] Sumber: intisari.grid.id

Baca juga: