BLANGKEJEREN – Jembatan menuju Desa Badak Uken, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, hanyut diterjang banjir. Warga yang hendak mencari logistik terpaksa menyeberangi sungai yang sangat deras.
Salah seorang warga Desa Badak Uken, Jack Gayo, Senin, 15 Desember 2025, mengatakan jembatan yang hanyut itu merupakan satu-satunya akses menuju Desa Badak Uken.
“Setelah banjir beberapa hari lalu, warga terpaksa menyeberang sungai untuk mencari logistik ke pusat kota Blangkejeren,” katanya.
Melihat situasi semakin sulit pascabanjir, warga setempat berinisiatif membuat jembatan darurat agar mudah melintas, sehingga kebutuhan warga bisa diangkut tanpa harus masuk ke arus sungai yang deras.
“Alhamdulilah, jembatan darurat dari batang pinus ini sudah bisa dilintasi warga. Mudah-mudahan jembatan permanen kembali dibangun pemerintah,” ujarnya.
Jack Gayo mengucapkan terima kasih kepada Pemda Gayo Lues yang telah mengantarkan logistik ke Desa Badak Uken pascabanjir. Badak Uken salah satu desa yang terisolasi pascabanjir dan tanah longsor.[]



