SUBULUSSALAM – Harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mulai berangsur naik berkisar antara Rp850-Rp870 perkilogram di tingkat petani dalam wilayah Kota Subulussalam sejak dua pekan terakhir.
"Sekarang sudah naik sedikit dibandingkan sebelumnya. Sudah Rp870 perkilogram tingkat petani," kata Mawardi agen pengumpul TBS kepada portalsatu.com/, Senin, 20 Agustus 2018.
Sebelumnya harga TBS mencapai titik terendah Rp700 perkilogram di tingkat petani sejak beberapa bulan terakhir, mengakibatkan petani menderita, lantaran hasil panen tidak sesuai dengan biaya pengeluaran untuk perawatan kebun.
“Sebenarnya harga Rp870 perkilogram itu masih sangat murah, tapi mau gimana lagi itulah kondisi hari ini. Kalau tidak dijual nanti buah sawit busuk di batang,” ungkap Afdal salah seorang petani sawit di Kota Subulussalam.
Meski begitu ia bersama sejumlah petani lainnya tetap bersyukur karena TBS sudah berangsur naik, diharapkan bisa menembus angka Rp1.500 per kilogram di tingkat petani usai lebaran Idul Adha 1439 H.
“Tahun lalu menjelang akhir tahun TBS naik sampai Rp1.500 perkilogram di tingkat petani. Mudah-mudahan situasi yang sama juga kembali terjadi di akhir tahun ini nantinya,” pinta Alan petani lainnya.[]


