LHOKSUKON – Memasuki hari keempat Ramadhan 1439 H, harga nangka di sejumlah pasar dalam Kabupaten Aceh Utara meroket. Jika biasanya buah nangka ukuran besar dijual Rp80ribu, kini mencapai Rp200ribu.
“Harga nangka naik sejak lima bulan terakhir, namun selama Ramadhan semakin tinggi. Biasanya satu buah nangka masak ukuran besar hanya Rp 80ribu, sekarang mencapai Rp 200ribu. Makanya harga jual eceran lebih mahal lagi,” ujar Samsul, penjual nangka masak di pasar Kota Pantonlabu, kepada portalsatu.com/, Minggu, 20 Mei 2018.
Menurut Samsul, mahalnya harga nangka masak karena selama ini susah didapat. “Saat ini pasokan nangka ke kami (pedagang) sangat sedikit. Menurut penjual, buah nangka saat ini memang langka, makanya mahal. Tingginya harga tidak terlalu berpengaruh di bulan Ramadhan, karena warga memang membutuhkannya sebagai bahan pelengkap untuk membuat kolak,” terang Samsul.
Hal itu dibenarkan Abdul Rafar, warga Kota Pantonlabu. “Iya, nangka selain mahal juga langka. Jika biasanya per potongan kecil hanya Rp 5ribu-7ribu, kini mencapai Rp 10ribu. Itu pun jika dibersihkan hanya dapat beberapa buah nangka saja,” tukas Abdul Rafar di lokasi.[]


