SUBULUSSALAM – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya melambung tinggi mencapai Rp 2.070 per kilogram di level Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Kota Subulussalam.

Ketua Apkasindo Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu mengatakan kenaikan harga TBS dipicu atas lonjakan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) saat ini berada di angka Rp 12.800 per kilogram.

Baca Juga: Harga CPO Rp10.080 per kilogram, Apkasindo: Harusnya TBS Minimal Rp2.000 per kilogram

Kenaikan harga CPO berdampak positif terhadap kenaikan harga sawit petani kembali menembus Rp 2.070 per kilogram di tingkat pabrik. Sedangkan di level petani berkisar antara Rp 1.670 sampai Rp 1.750 per kilogram.

Subangun Berutu menjelaskan, faktor lain penyebab kenaikan TBS seperti nilai ekspor stabil dan penggunaan biodiesel 30 (B30) menyebabkan serapan CPO dalam negeri semakin meningkat. Akibatnya kuota ekspor CPO berkurang menyebabkan nilai tawar minyak sawit mentah kepada dunia internasional semakin meningkat.

Baca Juga: Apkasindo: Kenaikan Harga TBS Picu Peningkatan Ekonomi Petani

"Kenaikan harga TBS kelapa sawit faktor harga CPO membaik, ekspor stabil dan penggunaan B30," kata Ketua Apkasindo Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu kepada portalsatu.com/, Jumat, 20 Agustus 2021.

Subangun Berutu yang juga Wakil Ketua Apkasindo Perjuangan Aceh ini menjabarkan perkembangan harga TBS di sejumlah PMKS di Kota Subulussalam PT. SSN Rp 2.000 per kilogram, PT. BSL Rp1.990 per kilogram, PT. BDA Rp 2.010 per kilogram dan PT. GSS Rp 2.070 per kilogram.

Baca Juga: Tingkatkan Penerimaan Zakat, Baitul Mal Gandeng Apkasindo Perjuangan

Sedangkan harga TBS di wilayah Aceh Singkil yang berbatasan dengan Kota Subulussalam yakni PT. Rundeng Putra Persada (RPP) Rp 2.120 per kilogram, PT. SSM Rp 2.015 per kilogram, PT. PLB2 Rp 2.020 per kilogram, PT. Ensem Rp1.995 per kilogram, PT. PLB1 Rp 2.030 per kilogram, PT. DM Rp 2.100 per kilogram dan PT. Nafasindo Rp 2.050 per kilogram.

Menurut Subangun Berutu harga TBS di wilayah Kota Subulussalam dan Aceh Singkil saat ini terus bergerak naik menyusul pergerakan harga CPO. Bahkan, kata Subangun, jika merujuk harga CPO saat ini Rp12.800 per kilogram, PMKS bisa menetapkan harga TBS petani sekitar Rp2.200 per kilogram di level pabrik.

Dengan demikian, harga TBS di level petani pun turut naik Rp 2.000 per kilogram, menjadi termahal dalam sejarah harga TBS di wilayah Kota Subulussalam dan Aceh Singkil, karena sebelumnya belum pernah menyentuh di angka Rp 2.000 per kilogram di tingkat petani.[]