LHOKSEUMAWE – Personel Polres Lhokseumawe berhasil menangkap dua pria diduga terlibat dalam peledakan bom di dalam LP Kelas II A Lhokseumawe. Sementara satu tersangka lainnya masih diburu.
Kedua tersangka yang ditangkap berinisial A, warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dan R, salah seorang napi kasus narkoba di LP Kelas II A Lhokseumawe. Sedangkan tersangka masih buron adalah J, yang saat kejadian bersama A di luar LP untuk menjemput tersangka utamanya F.
Sejauh ini sudah ada tiga orang tersangka, dua dari dalam LP (F dan R), satu lagi dari luar LP (A), kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman saat konferensi pers di mapolres setempat, Selasa, 25 Oktober 2016.
Hendri menjelaskan, pihaknya berhasil menciduk A setelah memeriksa Closed Circuit Television (CCTV) milik salah satu bank swasta yang berada tidak jauh dari LP. Selain itu, tersangka A yang sempat melarikan diri, telepon genggamnya jatuh di lokasi kejadian.
Setelah kami memeriksa CCTV, ternyata memang A bersama J ingin menjemput F di dalam LP. Kemudian kita melakukan pelacakan tersangka, ada handphone-nya yang jatuh, dari situlah kita memulai. Kita lakukan penyelidikan kita ketahui keberadaannya, lalu kita tangkap, katanya.
Hendri menyebutkan tersangka A ditangkap Senin, 24 Oktober 2016, sekitar pukul 23.00 WIB. Tersangka A juga berperan untuk memfasilitasi F dan R yang berada di dalam LP untuk mendapatkan sejumlah bahan-bahan untuk keperluan merakit bom.
Tersangka R dan A saat ini ditahan di Mapolres Lhokseumawe. Sementara seorang tersangka lainnya, F, masih menjalani perwatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe. Kedua tangannya harus diamputasi akibat kena serpihan bom yang ia rakit dan ledakkan.
Tersangka A juga ikut terkena serpihan ledakan bom. Saat terjadi ledakan, A berada tepat di balik tembok (bagian luar) LP. Tembok itu diledakkan dengan bom rakitan agar F bisa kabur dari LP. A dan J bersiap menjemput F jika rencana pelarian tersebut berhasil dilakukan dengan sempurna. Namun, ledakan bom yang terjadi, 23 Oktober 2016, justru menghantam F, sang perakit bahan peledak itu.[]

