SUBULUSSALAM – Himpunan Pelajar Perantau Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Subulussalam di Banda Aceh mendesak Pemerintah Subulussalam segera mencairkan beasiswa tahun 2018.
Permintaan itu disampaikan Ketua HPP-SHaF Subulussalam di Banda Aceh, Hasbi Bancin, kepada portalsatu.com/ dalam siaran persnya, Selasa, 4 September 2018.
Hasbi mengatakan, HPP SHaF telah melakukan upaya persuasif dengan Pemerintah Kota Subulussalam, menanyakan terkait kejelasan beasiswa untuk mahasiswa pada 27 Agustus lalu.
“Sejauh ini belum ada perkembangan dan kejelasan tentang beasiswa tersebut. Hingga saat ini sudah memasuki 4 September 2018, sudah hampir satu minggu lebih, belum juga ada kepastian dari Pemko Subulussalam tentang beasiswa tersebut,” kata Hasbi.
Padahal, kata Hasbi, mahasiswa yang saat ini sedang menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Banda Aceh maupun di Aceh Besar sangat membutuhkan beasiswa tersebut untuk keperluan kuliah seperti biaya skripsi dan keperluan lainnya.
Mahasiswa berharap pemerintah serius menanggapi tuntutan mahasiswa agar beasiswa tersebut segera dicairkan. Menurut Hasbi, apabila pemerintah tidak menanggapi keluhan ini selama lima hari ke depan, tidak menutup kemungkinan HPP- SHaF akan menggelar aksi demonstrasi menuntut kejelasan beasiswa.[]


