BerandaBerita Banda AcehIkamba: Tuntutan Kaukus Pemuda Kota Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Ikamba: Tuntutan Kaukus Pemuda Kota Ibarat Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Populer

BANDA ACEH – Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (Ikamba) menilai maraknya isu liar yang coba dilempar ke publik oleh Kaukus Pemuda Kota terkait kepemimpinan Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq, ibarat tong kosong nyaring bunyinya.

“Apa yang mereka sampaikan itu lagu lama yang diputar-putar terus. Tujuannya untuk memutarbalikkan fakta, memperkeruh suasana, dan membodoh-bodohi masyarakat,” sebut Ketua Ikamba Akbar Anzulai di Banda Aceh, Senin, 17 April 2023.

Menurut Akbar, tuntutan Kaukus Pemuda Kota dan beberapa organisasi sejenis yang tiba-tiba muncul, mengerucut pada satu tujuan: mendongkel Bakri Siddiq dari kursi pj wali kota. “Ini kan politis sekali. Jelas ada aktor intelektual di balik organisasi-organisasi yang tidak jelas asal-usulnya ini.”

Ia pun menilai tuntutan yang disampaikan Kaukus Pemuda Kota cs hanya untuk mencari panggung semata dan demi kepentingan oknum tertentu. “Isu yang dilempar boleh bombastis, tapi isinya tak ada. Ibarat tong kosong nyaring bunyinya. Isinya angin semua. Mereka gagal paham soal isu yang diangkat untuk mengganggu pj wali kota selama ini,” katanya.

Sebut saja soal utang Pemko Banda Aceh yang gencar coba dikaburkan sebab-musababnya. “Persoalan utang ini kan kita sama-sama tahu lah, warisan pemerintah sebelumnya. Bukan hanya utang, tapi juga potensi defisit anggaran hingga mencapai Rp 200 miliar lebih.”

“Dan yang kami lihat, pj wali kota komit menyelesaikan utang tersebut dan berupaya untuk meminimalkan defisit anggaran demi kemaslahatan semua pihak. Ini yang kami sayangkan, kenapa bukan sumber masalah dan solusinya yang diangkat, tapi malah mengganggu kinerja Bakri Siddiq dalam membenahi kota,” ujar Akbar.

Tuduhan soal netralitas politik pj wali kota yang condong kepada parpol tertentu juga diragukan ikamba. “Salah satu tugas utama seorang pj wali kota adalah memastikan suksesnya pelaksanaan pemilu serentak 2024. Dan bagaimana mungkin beliau mau merunyamkannya dengan memihak salah satu kontestan, bisa hancur reputasi pj wali kota.”

“Dari kacamata kami, perdana di Banda Aceh terwujud pertemuan silaturahmi antar seluruh peserta pemilu 2024 di pendopo beberapa waktu lalu yang digagas pj wali kota. Kemudian Pemko Banda Aceh juga telah menyalurkan bantuan dana parpol. Semuanya demi suksesnya pesta demokrasi,” sebutnya.

Hal lain yang disorot adalah pelantikan Sekdis DPMG Banda Aceh yang notabene adik kandung pj wali kota. “Tidak ada yang keliru sepanjang sesuai kompetensi dan persyaratan sebagaimana diatur perundang-undangan yang berlaku.”

“Informasi yang kami dapatkan, pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Banda Aceh telah mendapat persetujuan dari gubernur dan mendagri. Jadi tidak ada aturan yang dikangkangi. Kalau ada, tentu pemerintah provinsi dan pemerintah pusat tidak akan merestui pelantikan tersebut,” ujarnya.

Terakhir menyangkut laju inflasi, Ikamba meminta Kaukus Pemuda Kota untuk rajin-rajin membaca rilis Badan Pusat Statistik (BPS). “Inflasi year on year (yoy) di Banda Aceh pada Maret 2023 turun menjadi 5,32 persen, setelah sebelumnya naik menjelang puasa. Coba banyak-banyak baca lagi jangan asal bunyi, malu sama rakyat,” kata Akbar.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya