Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsIklan Ajakan Investasi...

Iklan Ajakan Investasi di Sabang Ini Promosikan Bali?

BANDA ACEH – Sepintas iklan baliho milik Badan Pengusahaan Kawasan Sabang atau BPKS yang dipasang di Bundaran Lambaro Kafe, Aceh Besar itu terlihat biasa-biasa saja. Tampilannya sangat menarik, menggambarkan sebuah resort bergaya tradisional dan kolam renang dengan air yang jernih.

“We welcome you to invest in Amazing Sabang Zone (Sabang International Water Front),” begitulah sepenggal kalimat yang tertera di sana. Di bawahnya berisi alamat website dan email bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi lebih.

Namun setelah diperhatikan barulah tampak ada yang 'ganjil' dari iklan outdoor advertising itu. Foto latar dari iklan yang berisi ajakan untuk berinvestasi di Sabang itu ternyata salah satu hotel di Pulau Dewata, Bali. Bulgari Hotel and Resort namanya. Hotel ini berpadu antara gaya tradisional Bali dan sentuhan gaya Italia. Tetapi mungkin hanya segelintir orang yang menyadari kekeliruan tersebut.

Hotel itu berada di pinggir tebing yang menyuguhkan pemandangan bentangan laut biru dari Samudera Hindia. Termasuk salah satu hotel mewah yang ada di Bali, tepatnya di Uluwatu dengan budget hingga enam digit permalamnya.

Salah satu view yang memperlihatkan keindahan Hotel Bulgari yang menjadi latar iklan BPKS @bulgarihotels.com

Salah seorang pelaku usaha di Banda Aceh yang sudah malang melintang di dunia promosi, Didi Nuriel, menanggapi serius terkait materi promosi iklan tersebut.

Menurutnya, akan lebih baik dan beretika jika materi iklan yang digunakan mencerminkan identitas atau kekhasan dari wilayah yang dipromosikan tersebut. Bukan justru menggunakan materi yang menjadi ciri khas daerah lain. Jadi, katanya yang perlu diperhatikan bukan hanya tampilan iklan agar terlihat lebih menarik, tapi juga esensi dari iklan itu sendiri.

“Bagusnya sesuai realita saja, kalau memang itu iklan ajakan berinvestasi di Sabang ya sebaiknya menonjolkan Sabangnya. Kalau seperti ini kan nanti orang bisa kecewa, mereka kira ada yang seperti itu di Sabang, tapi setelah ke sana malah tidak ada,” kata Didi kepada portalsatu.com, Rabu, 20 Januari 2016.

Menurut Didi, banyak hotel atau resort di Sabang yang bagus-bagus. Hanya dengan sedikit sentuhan artistik akan sangat indah jika dijadikan foto latar atau background dari materi iklan.

“Mungkin itu bisa saja kesilapan dari desainernya karena asal mengambil gambar, artinya plagiat itu juga sering ada di dunia promosi. Bahkan ada juga kejadian sebaliknya, salah satu spot di Sabang dijadikan media promosi di daerah lain,” katanya.

Selain di Lambaro, BPKS juga memasang baliho dengan materi yang sama di Simpang BPKP Banda Aceh. Tetapi foto desain yang digunakan adalah ikan tuna. Hanya saja ketika portalsatu.com ke lokasi tersebut pada Selasa sore, 19 Januari 2016 baliho di Simpang BPKP sudah diturunkan.[] (ihn)

Baca juga: