BANDA ACEH – Pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Kota Lhokseumawe (IMPKL) Banda Aceh mengunjungi sebidang tanah di kawasan Gampong Blang Krueng, kawasan Kampus Darussalam, Kabupaten Aceh Besar yang sudah memiliki pondasi dan tiang menjulang tinggi dengan semak belukar yang melimpah ruah di lahan yang lebih kurang sebesar 1.750 meter persegi.
Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Kota Lhokseumawe (IMPKL) Banda Aceh, Muhammad Kalvin, mengatakan, menurut informasi yang diperoleh pihaknya, tanah tersebut akan dibangun sebuah Asrama Mahasiswa Pelajar Kota Lhokseumawe. Namun demikian, asrama tersebut merupakan aset dari Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Kalvin mengatakan, melihat kondisi yang demikian rupa seperti terlantar, pengurus IMPKL Banda Aceh prihatin, pasalnya pembangunan yang sudah dilakukan mulai dari pembebasan lahan, pondasi dan tiang-tiang yang sudah berdiri tanpa atap, sebidang tanah itu pula sudah terpagar rapi berbeda dengan bangunan yang lainnya.
“Kami yakin dan percaya bahwasanya semua pihak khususnya pemerintah Kota Lhokseumawe akan melanjutkan pembangunan yang telah diimpikan oleh banyak mahasiswa dan pemuda kota Lhokseumawe yang berada di Kota Banda Aceh, dengan lokasi yang sangat strategis dari Kopelma Darussalam, tentu kita berharap pembangunan ini dapat selesai secepatnya agar dapat segera dimanfaatkan,” kata Kalvin, ditemani beberapa pengurus IMPKL.
Kata Kalvin, melihat kondisi pembangunan yang telah dilakukan, pihaknya mengharapkan dukungan seluruh pihak agar asrama tersebut dapat diselesaikan.
“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat mahasiswa serta pemuda Lhokseumawe, agar kita terus berdoa dan berusaha agar proses pembangunan ini akan terealisasi dalam kepengurusan IMPKL ini berlangsung karena ini merupakan impian seluruh pemuda dan mahasiswa Kota Lhokseumawe yang menuntut ilmu di Kota Banda Aceh,” tutupnya.[] (rel)


