ACEH UTARA – Dinas Kesehatan Aceh Utara memaksimalkan pemberian tetes manis (imunisasi) polio putaran kedua kepada anak-anak baik murid Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk melalui Posyandu di desa.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, S.K.M., Kamis, 2 Maret 2023, mengatakan capaian imunisasi polio putaran pertama sebelumnya memang di bawah target nasional yaitu 86 persen. Untuk putaran kedua saat ini sudah mencapai 94,4 persen di Aceh Utara. Capaian pemberian tetes manis polio yang ditargetkan pemerintah 95 persen sampai 13 Maret 2023 mendatang.
“Kita menggerakkan semua tenaga kesehatan yang bisa memberikan pelayanan baik bidan, perawat, dan dokter dari setiap Puskesmas di Aceh Utara disebarkan ke seluruh desa atau sekolah-sekolah untuk pemberian tetes manis polio. Ada sebagian lagi anak-anak di sekolah maupun desa yang belum mendapatkan imunisasi polio, dan terus kita pandu petugas di lapangan untuk memberikan sesuai jumlah tersisa,” kata Amir Syarifuddin kepada wartawan di ruang kerjanya.
Amir menyebut dalam kegiatan ini pihaknya juga meminta dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), Kemenag Aceh Utara, para ulama, dan unsur lainnya. Mereka ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi polio bagi anak-anak.
Menurut Amir, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin, telah membuat rapat dengan seluruh kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP. Dalam rapat dilaksanakan di Gedung Politeknik Negeri Lhokseumawe itu disampaikan tentang pentingnya imunisasi polio bagi anak-anak. Sehingga dewan guru di sekolah mengajak para wali murid untuk bersedia anaknya diberikan tetes manis polio. Tokoh agama juga mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat.
“Karena para pihak mendukung program imunisasi polio tersebut, maka pemberian tetes manis polio untuk anak-anak di Aceh Utara hampir mencapai target,” ujar Amir.
Amir menjelaskan imunisasi polio sangat bemanfaat untuk anak-anak. “Tetes manis polio itu harus diberikan untuk pencegahan penyakit polio. Kalau tidak dilakukan imunisasi sejak dini, misalnya nanti ada kuman polio yang terkena kepada anak, besar kemungkinan tidak akan bisa disembuhkan lagi, dan anak itu mengalami cacat permanen. Salah satu cara supaya terhindar dari penyakit tersebut dengan pemberian tetes manis polio untuk kekebalan tubuh anak,” tuturnya.[]




