ACEH UTARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara siap menerima bantuan vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dari pemerintah pusat. Target vaksin yang akan diterima untuk daerah ini sekitar 376 ribu lebih.

Kepala Dinkes Aceh Utara, Amir Syarifuddin, Selasa, 22 Desember 2020, mengatakan setiap Puskesmas di kecamatan punya juru imunisasi yang siap melakukan vaksinasi Covid-19. Artinya, cara penyuntikan vaksin Covid-19 sama seperti imunisasi rutin yang selama ini dilakukan.

“Setiap Puskesmas ada tiga tenaga vaksinator yang kita siapkan. Tempat penyimpanan vaksin Covid-19 juga sudah disiapkan, karena tempatnya itu sama suhunya seperti vaksin imunisasi yang kita simpan selama ini. Terget kita di Aceh Utara sekitar 376 ribu lebih vaksin covid yang nantinya akan diberikan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi,” kata Amir Syarifuddin kepada wartawan.

Menurut Amir, vaksin Covid-19 itu akan diberikan untuk usia antara 18 sampai 59 tahun. Tahap awal pihaknya merencanakan melakukan vaksinasi melalui tiga fase. Pertama, kepada petugas kesehatan. Kedua, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pejabat publik. Ketiga, masyarakat umum.

“Kita sudah duduk bersama antara pihak eksekutif dan legislatif untuk menyuplai secukupnya kepada masyarakat yang perlu kita berikan vaksin itu dari jumlah target, yaitu 376 ribu. Kita juga mengajak untuk dapat duduk bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), serta tokoh adat yang ada di tingkat gampong masing-masing, sehingga bisa secara bersama-sama merangkul masyarakat untuk bersedia diberikan vaksin tersebut sebagaimana dilakukan imunisasi biasa,” ujar Amir.

Amir menyebut manfaat vaksinasi itu untuk memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat terhadap serangan Covid-19. 

Menurut Amir, meskipun sampai saat ini bantuan vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat belum tiba di Aceh, tetapi persiapannya harus dilakukan mulai sekarang. 

“Ini kita juga sambil menunggu keluarnya fatwa MPU Aceh terkait kehalalan vaksin tersebut. Saat ini Dinkes juga sedang mensosialisasikan. Apabila nantinya vaksin covid sudah sampai ke daerah, tentunya kita terlebih dahulu memberikan sosialisasi kembali kepada masyarakat. Kita menyampaikan mengenai efektivitas vaksin, kehalalannya serta masa uji vaksin itu sendiri yang memang sudah layak dipergunakan untuk masyarakat,” tutur Amir.[]