LHOKSEUMAWE – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 15 calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) periode 2018-2023, di Gedung DPRK setempat, Senin, 4 Juni 2018.
Uji kelayakan dan kepatutan berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Peserta yang mengikuti fit and proper test itu sebelumnya lulus tes wawancara, kesehatan, psikologi dan baca Alquran.
Pantauan portalsatu.com/, satu per satu peserta dipanggil ke ruangan, lalu harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pihak Komisi A DPRK Lhokseumawe sekitar 30 menit.
Ketua Komisi A DPRK Lhokseumawe, Faisal Rasyidis, mengatakan, ini merupakan tahap akhir dari proses penjaringan dan penyaringan calon anggota KIP periode 2018-2023. Dalam fit and proper test itu, kata Faisal Rasyidis, pihaknya menilai tentang independensi, wawasan terkait penyelenggaraan Pemilu, dan bagaimana menjunjung tinggi integritas dalam menciptakan Pemilu yang aman dan damai.
“Proses penilaiannya kita merujuk Peraturan KPU atau PKPU yang terdiri dari empat kategori, masing-masing tentang kepemiluan, indenpendensi, wawasan, dan kecakapan. Untuk nilai terendah yaitu 34 dan nilai tertinggi sampai 100,” kata Faisal Rasyidis kepada portalsatu.com/, Senin, sore.
Menurut Faisal, Rasyidis, pihaknya juga akan mempertimbangkan calon komisioner KIP yang memang sudah berpengalaman dalam hal kepemiluan. “Artinya jangan sampai bisa dimanfaatkan para komisioner KIP oleh partai-partai politik dalam menghadapi proses tahapan kepemiluan Pileg dan Pilpres 2019, harus benar-benar mampu menjaga independensi,” ujarnya.
Faisal Rasyidis menambahkan, jika fit and proper test selesai pada sore ini (Senin, 4 Juni 2018), maka nanti malam langsung akan dilakukan rapat pleno penentuan lima calon anggota KIP Lhokseumawe.
“Sesuai jadwal yang telah kita (DPRK) tentukan bahwa pada Selasa, 5 Juni 2018 (besok) akan dilakukan rapat paripurna istimewa (penyampaian dan penetapan calon anggota KIP terpilih), mudah-mudahan saja tercapai,” kata Faisal Rasyidis.
Adapan calon anggota KIP yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yaitu Abdul Gani, S.H., Anjar Aulia, Irwan Gadeng, S.Kom., Lailan Fajri, S.Sos., M. Idris, S.T., Mauludi, S.Sos., MSP., Mohd. Tasar, BA., M.A., Mukhtar Yusuf, S.E., Mulyadi, Muttaqien, S.T., Surya Darmawan, S.E., Suryadi, T. Marbawi, Tgk. Zarkasyi, S.Hi., M.Hi., dan Zainal Bakri, S.Sos., M.Kom.I.[]



