LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengatakan pelantikan Abdul Ghani sebagai Pengganti Antar-Waktu (PAW) Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe periode 2018-2023 agar tahapan Pemilu 2024 yang dilaksanakan sejak Juni 2022 tetap berjalan lancar.

“Kita harapkan dengan lengkapnya anggota KIP Kota Lhokseumawe tidak ada lagi beban yang lebih dari komisioner yang lain. Kalau misalnya tidak dilantik hari ini berarti kan bertambah beban. Tentunya harapan kita setiap tahapan pemilu berjalan dengan baik. Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 itu harus saling sinergi, saling mendukung antarpenyelenggara yaitu KIP, Panwaslih, Pemko maupun DPRK Lhokseumawe,” kata Imran kepada wartawan usai pelantikan PAW Anggota KIP Lhokseumawe, di Aula Sekretariat Daerah setempat, Jumat, 14 Oktober 2022, sore.

Imran menjelaskan beberapa hal yang akan dilakukan Pemko Lhokseumawe untuk pencegahan konflik terkait pemilu. Di antaranya, pendidikan politik harus berjalan supaya setiap peserta pemilu akan mengetahui hak dan kewajiban, termasuk apa yang mesti dilakukan saat penyelenggaraan pemilu. “Kemudian, bagaimana mengkonsolidasikan dengan berbagai macam kekuatan yang mendukung untuk suksesnya pemilu,” ujarnya.

“Beberapa waktu lalu, saya sudah mengumpulkan semua pimpinan partai politik dan sekretaris parpol yang ada di Kota Lhokseumawe, di mana mereka pada 2019 sudah mengikuti serangkaian pemilu. Kita mengumpulkan mereka untuk konsolidasi sebagai antisipasi, sehingga konflik di tingkat internal partai pun dapat berkurang,” tutur Imran.

Selain itu, kata Imran, pihaknya telah mengumpulkan pengurus organisasi kemasyarakatan serta pemuka agama untuk memberi pengarahan dan meminta dukungan terkait penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 mendatang. “Minimal masalah politik identitas itu yang mengarah kepada hal negatif bisa dikurangi, dengan cara membicarakan secara intens para organisasi kemasyarakatan tersebut,” ucapnya.

“Karena pesan dari pemerintah pusat bahwa harus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama tahapan penyelenggaraan Pemilu serta Pilkada 2024. Tentu nantinya kita akan duduk bersama lagi dengan pihak KIP dan Panwaslih untuk berbicara terkait dengan persiapan ke depan, juga konsolidasi partai politik yang ada di Kota Lhokseumawe,” tambah Imran.

Diberitakan sebelumnya, Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, melantik Abdul Ghani, S.H., sebagai PAW Anggota KIP Kota Lhokseumawe periode 2018-2023. Abdul Ghani menggantikan Anggota KIP Lhokseumawe, Mukhtar Yusuf, yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Imran dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Abdul Ghani. Sebagai penyelenggara pemilu/pilkada, komisioner KIP beserta seluruh jajaran yang menjadi penyelanggara pesta demokrasi, harus menjaga etika dan prilaku dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan.

“Oleh karena itu, amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara harus diiringi dengan tanggung jawab yang tinggi, terutama kepada Allah SWT, masyarakat luas, dan negara. Terutama untuk melayani setiap warga negara dalam berbagai rangkaian pemilihan serentak 2024,” kata Pj. Wali Kota Lhokseumawe.

Turut hadir Seketaris KIP Provinsi Aceh Muktaruddin, Ketua KIP Lhokseumawe Muhammad Tasar, Ketua Panwaslih Lhokseumawe T. Zulkarnaen, Ph.D., Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Abdul Muin, Asisten I Sekda Lhokseumawe Muhammad Maxsalmina, dan Asisten III Said Alam Zulfikar.[]