LHOKSEUMAWE – Polisi akan berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan pemeriksaan terhadap tulang manusia yang ditemukan di dalam sumur tua di dekat lokasi bekas pos aparat BKO di Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu, 28 Februari 2018.

“Tulang itu sudah diamankan di Mapolres Lhokseumawe, kita akan berkoordinasi dengan dokter dan tim medis untuk melakukan pemeriksaan, apakah tulang itu dari satu tubuh atau lebih dari satu tubuh,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu, dihubungi portalsatu.com/.

Budi menyebutkan, dugaan sementara tulang itu adalah dari tubuh manusia. Namun, kata dia, perlu diperiksa terlebih dahulu oleh tim dokter. Budi membenarkan bahwa sumur tempat ditemukan tulang itu berdekatan dengan lokasi bekas pos aparat BKO saat masa konflik Aceh.

Adapun barang bukti yang ditemukan dalam sumur itu, kata Budi, tujuh tulang lurus, dua tulang engsel, satu baju kaos berkerah motif kotak, satu celana panjang warna krem, satu celana pendek bahan kaos, satu celana dalam, dan satu dompet warna hitam.

Menurut Budi, sebelum pihaknya membawa benda-benda tersebut ke polres, petugas di lapangan sudah meminta keterangan sejumlah warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya saat konflik.

Salah seorang warga, Helmiati, 40 tahun, asal Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mengaku yakin dompet hitam yang ditemukan dalam sumur itu adalah milik suaminya, Zulkifli, yang hilang tahun 2002 lalu. “Tapi ibu itu tidak bisa memastikan tulang dan baju yang diangkat dari sumur itu adalah milik suaminya,” ujar  Budi.

Diberitakan sebelumnya, warga Gampong Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, menggali sebuah sumur tua di kebun kosong, Rabu, 28 Februari 2018, sekitar pukul 09.00 WIB. Di dalam sumur tua itu ditemukan sejumlah tulang manusia yang diduga korban konflik masa Darurat Militer di Aceh.

Lokasi sumur itu berjarak sekitar 200 meter dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) milik PDAM Tirta Mon Pase. Tepatnya di kawasan perbukitan Cot Mane Linggoeng, atau 2,5 kilometer dari arah timur Simpang Gampong Babah Krueng.

Sejumlah personel Polres Lhokseumawe, Polsek Sawang  dan anggota TNI dari Koramil setempat  ikut menyaksikan penggalian yang dilakukan tiga warga di kebun milik Mukhtaruddin, 32 tahun, warga asal Paya Rabo, Kecamatan Sawang.

Penggalian dilakukan sampai pukul 12.00 WIB, ditemukan beberapa tulang bagian kaki, paha dan tangan. Selain itu, ditemukan satu baju, celana panjang warna krem, celana pendek kotak-kotak merah biru pudar, celana dalam krem dan kaos abu-abu motif garis-garis berkerah hitam. Ada juga dompet kulit hitam, berisi dua keping uang logam Rp500, selembar uang kertas Rp1000 yang sudah rusak. (Baca: Warga Sawang Temukan Tulang Manusia Hingga Dompet di Sumur Tua)[]