Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsIni Kata Wakil...

Ini Kata Wakil Ketua DPRA TRK saat Sosialisasi Draf Revisi UUPA di Aceh Jaya

CALANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Raja Keumangan (TRK), membuka sosialisasi draf revisi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) di Calang, Aceh Jaya, Selasa, 28 Februari 2023. Sosialisasi tersebut salah satu tugas Tim Tenaga Ahli Advokasi UUPA untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh unsur masyarakat Aceh terkait rencana Perubahan UU No. 11/2006.

“Sebagaimana kita ketahui bersama Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) sudah diimplementasikan lebih kurang 17 tahun. Dalam perjalanan waktu, eksistensi regulasi ini dirasa perlu dilakukan beberapa penyesuaian dan perubahan dalam rangka kesempurnaan penyelenggaraan Pemerintahan di Aceh. Demikian juga halnya DPR RI telah berinisiatif untuk memasukan UUPA dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2023,” ujar TRK yang juga Koordinator Tim Sosialisasi Zona III, saat membuka sosialisasi itu.

Dalam sosialisasi itu, peserta menyampaikan beberapa saran dan masukan terkait draf revisi UUPA. Di antaranya, revisi UUPA diharapkan dapat mengakomodir butir-butir MoU Helsinki. “Dan dalam konsederan menimbang harus dimasukkan sebagai landasan filosofis,” kata Ketua Tim Zona III, Tarmizi, S.P., mengutip saran dan masukan dari peserta.

Para peserta juga meminta agar dalam draf perubahan UUPA memperkuat pemberlakuan Syariat Islam di Aceh. Selain itu, peserta berharap isi UUPA menguatkan lembaga dan hukum adat dalam penyelesaian berbagai sengketa di dalam masyarakat. Ada pula yang menyarankan agar memperkuat pendidikan dayah di Aceh.

Tim Zona III Sosialisasi Draf Revisi UUPA DPRA bertugas di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Tim tersebut diketuai Tarmizi, S.P., dan Fuadri, S.Si., M.Si., sebagai Sekretaris.

Anggota tim itu terdiri dari H. Zaenal Abidin, S.Si., Dr. Ishak Hasan, M.Si., Dr. H. Teuku Taufiqulhadi, M.Si., Muslahuddin Daud, Devied Jasa Putra, S.P., Dr. Ahmad Farhan Hamid, M.Si., Dr. Otto Nur Abdullah, Zainal Abidin, S.H., M.H., dan Hesphynosa Risfa, S.H., M.H.

Sosialisasi draf perubahan UUPA dilaksanakan melalui metode tatap muka dengan penyampaian paparan serta diskusi interaktif. Kegiatan yang dihelat di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh ini turut mengundang pimpinan dan anggota DPRK setempat, Bupati/Wali Kota, Kapolres, Kajari, Dandim, dan Ketua MPU.

Selain itu, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Ketua MPD, Ketua MAA, para Asisten I kabupaten/kota, Kepala Kesbangpol, dan Kabag Hukum Setda kabupaten/kota.

Peserta yang hadir dalam sosialisasi ini juga berasal dari unsur ulama, akademisi, ketua partai politik, unsur KPA wilayah, KNPI, PWI, Forum Mukim, Keuchik, Kadin, PGRI, dan unsur LSM.[](ril/*)

Baca juga: