Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaBerita Aceh UtaraIni Kata Warga...

Ini Kata Warga yang Rumahnya Terendam Banjir, Pemkab Aceh Utara Data Pengungsian

ACEH UTARA – Banyak rumah warga Gampong Rayek Kuta, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, terendam banjir akibat luapan air Krueng (Sungai) Peuto, Rabu, 5 Oktober 2022, dini hari. Air sungai meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan itu pada Selasa malam.

“Air Krueng Peuto meluap sekitar pukul 02.45 WIB dini hari tadi. Karena banjir terjadi malam hari, sejumlah barang di rumah seperti perabotan (meja, kursi, dan sebagainya) ikut terendam, tidak sempat dipindahkan ke tempat yang aman. Namun, barang lainnya seperti mesin cuci, kulkas, berhasil kami angkat sehingga tidak sempat terkena banjir,” kata Jafar, warga Gampong Rayek Kuta, kepada portalsatu.com, Rabu siang.

Jafar menyebut saban tahun ia dan warga lainnya di desa itu terdampak banjir. “Tidak ada solusi lain kalau bukan kita bangun fondasi rumah 1,5 meter supaya lebih aman,” ucapnya.

Menurut Jafar, jalan lingkungan PT Pema Global Energi (PGE) di Rayek Kuta ikut terendam banjir. “Sepeda motor sulit melintas, harus dibantu warga untuk bisa lewat ke arah Keude Parang Sikureung (Kecamatan Matangkuli),” tutur dia.

Saat ini sudah dibuka dapur umum untuk masyarakat Rayek Kuta yang terdampak banjir.

[Rumah warga Cot Girek, Aceh Utara, terendam banjir, Rabu, 5 Oktober 2022. Foto: Ist]

Asisten II Sekda Aceh Utara, Risawan Bentara, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah desa yang terendam banjir di sejumlah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, Lhoksukon, Pirak Timu, Cot Girek, Samudera, Paya Bakong, Nibong, dan Nisam. Menurut informasi, kata dia, banjir di kawasan Nisam mulai surut.

“Kita tetap membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan terus melakukan pendataan di mana saja titik pengungsian untuk dapat disalurkan bantuan logistik masa panik. Tim masih bekerja di lapangan untuk mendata semua warga yang mengungsi,” ujar Risawan kepada wartawan di lokasi banjir Gampong Rayek Kuta, Kecamatan Tanah Luas.

“Setiap camat di masing-masing kecamatan itu masih mendata, karena jumlah desa (terdampak banjir) tampaknya terus bertambah sejak pagi hingga sekarang (siang),” ucap Risawan.

“Mudah-mudahan intensitas hujan bisa menurun, terlebih di kawasan Takengon dan Bener Meriah, agar debit air (sungai di Aceh Utara) dapat segera menurun,” tambah Risawan.[]

Baca juga: