LHOKSEUMAWE – Penjabat (Pj.) Wali Kota Lhokseumawe, Imran, mengatakan langkah pertama yang ia lakukan pemetaan apa saja permasalahan di Lhokseumawe. Setelah mengunjungi semua pasar di empat kecamatan, Imran menggerakkan jajarannya untuk fokus terhadap kebersihan kawasan pusat kota hingga lokasi wisata.
Hal itu disampaikan Imran saat silaturahmi dengan insan pers di OPP Room Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jumat, 29 Juli 2022.
Imran mengatakan langkah cepat yang bisa dilakukan untuk Lhokseumawe ini salah satunya menangani masalah sampah. Sehingga dia mengumpulkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersama-sama memantau ke lapangan agar bisa mengambil langkah cepat dalam hal penanganan.
“Kita sudah melakukan pembersihan di beberapa di Waduk Pusong, pasar kota serta saluran drainase kawasan pusat kota yang sebelumnya tampak berantakan, saat ini sudah dibersihkan sebagian. Inilah yang perlu dibenahi terlebih dahulu,” kata Imran.
Menurut Imran, sejauh ini permasalahan kebersihan di Lhokseumawe belum tertangani dengan baik. “Artinya, para OPD dan masyarakat sebenarnya bisa dimotivasi untuk menjaga kebersihan. Ke depan kita akan merancang bagaimana pengelolaan sampah dengan baik”.
“Nantinya kita juga perlu mengkaji kembali terkait qanun kebersihan, dan bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk mengenai sanksi apa diberikan jika dilakukan pembuangan sampah sembarangan. Intinya, secara pelan-pelan kita akan mengubah penertiban tata ruang,” ujar Imran.
Selanjutnya, kata Imran, ke depan pihaknya akan mengnyinkronisasikan program Pemko Lhokseumawe dengan program nasional yang harus segera ditangani. “Baik itu pengentasan kemiskinan maupun persoalan lainnya,” ucapnya.[]





Mantap