LHOKSEUMAWE – MER-C menurunkan tim medis dalam aksi damai Solidaritas Palestina–Iran yang digelar di Kota Lhokseumawe pada Senin, 20 April 2026.

Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, S.H., mengatakan atas permintaan panitia aksi solidaritas, pihaknya menurunkan satu unit ambulans dan empat relawan medis dari Puskesmas Banda Sakti guna memberikan pengawalan medis selama kegiatan berlangsung.

Sekitar seratusan peserta yang tergabung dalam Forum Peduli Iran–Palestina Kota Lhokseumawe mengikuti aksi tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang berdampak pada rakyat Palestina dan Republik Islam Iran.

Peserta aksi terdiri atas santri dan santriwati Yayasan Zurriyatul Qur’ani Al-Ma’arif, Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) Alfirdaus Kota Lhokseumawe, jamaah Syiar Muhibbah Subuh Kota Lhokseumawe, serta Front Persaudaraan Islam (FPI) Wilayah Lhokseumawe.

[Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati (dua dari kiri) bersama tim saat berada di lokasi aksi damai Solidaritas Palestina–Iran di Kota Lhokseumawe. Foto: MER-C]

Aksi tersebut mengajak umat Islam dan masyarakat dunia untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan melalui dukungan moral maupun bantuan nyata bagi masyarakat terdampak di Palestina dan Iran.

Aksi damai ini menjadi wujud kepedulian masyarakat sipil di daerah terhadap isu kemanusiaan global, sekaligus seruan agar seluruh pihak mengedepankan dialog dan penyelesaian damai demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, para peserta melanjutkan aksi dengan pawai keliling di sejumlah ruas jalan di Kota Lhokseumawe sebagai bentuk kampanye damai dan solidaritas kemanusiaan.[]