LHOKSEUMAWE – Pelaksanaan roll out atau penyatuan sistem Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan fokus strategi kelanjutan dari BSI untuk mewujudkan visi-misi ke depan, dan ditargetkan masuk sebagai bank syariah terbaik dunia pada 2025.

Hal itu disampaikan Area Manager BSI Lhokseumawe, Nirwan Purnama, kepada wartawan di Lhokseumawe, Rabu, 9 Juni 2021. Nirwan mengatakan BSI saat ini sedang melakukan integrasi sistem operasional layanan di regional 1 Aceh sejak 7 Juni dan migrasi secara bertahap hingga 31 Oktober 2021. “Perlu diketahui bahwa integrasi itu bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, dan standarisasi model operasional di seluruh outlet BSI”.

“Integrasi sistem layanan di area Lhokseumawe ini merupakan komitmen perusahaan untuk mendorong pengembangan keuangan syariah, dan ini salah satu bagian dari proses roll out BSI. Untuk regional 1 Aceh BSI dibagi tiga area yaitu area Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh. Kita juga melakukan supervisi di outlet-outlet yang ada di delapan kabupaten/kota yang dimulai dari Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Meulaboh, Kuala Simpang, Bireun dan Langsa,” kata Nirwan Purnama.

Menurut Nirwan, awalnya proses roll out untuk regional 1 Aceh dijadwalkan pada 1 Oktober 2021. Akan tetapi mengingat kebutuhan dan perkembangan yang dinamis di tengah masyarakat, sehingga manajemen BSI memutuskan untuk mempercepat proses penyatuan sistem ini menjadi lebih baik ke depan. Artinya, BSI berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah Aceh secara keseluruhan.

“Salah satu fokus BSI dalam proses integrasi sistem operasional layanan ini adalah proses migrasi nasabah dari bank asal (BNI Syariah, BRI Syariah, Mandiri Syariah) ke BSI. Maka sebenarnya proses migrasi ini juga bisa dilakukan melalui BSI Mobile maupun tatap muka, atau datang langsung ke kantor bank,” ujar Nirwan.

Nirwan menambahkan, penyatuan sistem tersebut mencakup migrasi rekening nasabah, kartu ATM hingga Mobile Banking. Proses ini mengedepankan kenyamanan dan keamanan data nasabah. “Pada dasarnya nasabah pun bisa melakukan migrasi secara digital dengan menggunakan aplikasi BSI Mobile”.

“Jika kita melihat dari pilihan untuk proses migrasi itu lebih banyak melalui digital dibandingkan dengan nasabah yang datang ke kantor bank. Maka sesuai dengan konteks digital yang ada saat ini bahwa BSI memberikan opsi terbesar melalui digital tersebut, sehingga nasabah sebetulnya tidak harus datang ke masing-masing outlet yang ada,” ujar Nirwan Purnama.[]