BLANGKEJEREN – Sebagian kontraktor di Kabupaten Gayo Lues dikabarkan belum memperoleh pencairan uang muka (DP, 30 persen) dari Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) meskipun sudah menang tender dan mendapatkan kontrak pekerjaan. Beredar isu kas keuangan sedang kosong.

Akibat polemik itu, sebagian rekanan belum berani memulai pekerjaan karena khawatir setelah paket proyek dikerjakan terjadi refocusing. Sehingga akan berdampak kerugian bagi kontraktor.

Kepala BPKK Gayo Lues, H. Sukri, S.E., M.M., Selasa, 14 Mei 2024, mengatakan pihaknya belum bisa mencairkan anggaran lantaran belum ditransfer Pemerintah Pusat ke Kas Daerah.

“Untuk DAK (Dana Alokasi Khusus), Dinas Kesehatan Gayo Lues belum selesai laporannya, jadi uangnya belum masuk ke Kasda. Harus selesai dulu laporan Dinkes baru ditransfer uangnya. Makanya pekerjaan di (Dinas) PUPR, Perkim, dan Dikjar terhambat,” kata Syukri melalui pesan Whatsapp.

Syukri menjelaskan sekarang ini sistem pencairan DAK harus menyiapkan laporan dari semua instansi terkait. Jika satu dinas saja tidak selesai laporanya, maka akan berdampak tidak ditransfer anggaran ke daerah.

Untuk mengatasi polemik anggaran itu, Syukri mengaku sudah menghubungi Kepala Dinas Kesehatan, dan Kadiskes mengaku akan segera menyelesaikannya.

“Kalau anggaran DAU SG sudah tidak ada masalah lagi, kemungkinan minggu depan ini sudah masuk ke Kasda. Begitu juga untuk DOKA, itupun baru kita tandatangani dan sudah tidak ada persoalan, itupun minggu depan ini Insya Allah sudah ditransfer uangnya ke Kasda,” kata Syukri melalui telepon Whatsapp.

Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Riadussalihin, mengatakan kendala laporan DAK belum selesai lantaran pihaknya harus menginput ribuan data kegiatan tahun 2023 ke aplikasi, sehingga membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikanya.

“Kegiatan tahun 2023 yang harus diinput di Dinkes ada ribuan, dan Alhamdulillah perhari ini laporan sudah selesai. Kendala yang dihadapi terkait dengan penginputan omspam adanya gangguan reserver pada aplikasi tersebut dan jaringan,” kata Riadussalihin melalui pesan Whatsapp.[]