ACEH UTARA – Perjuangan para siswa di Dusun Biram, Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, menyeberangi Krueng Keureuto (sungai) menggunakan speedboat tanpa mesin demi bersekolah ke Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, mendapat perhatian dari Pemkab setempat.
Sebelumnya, warga mendesak agar segera dibangun jembatan permanen untuk mempermudah akses pendidikan bagi siswa dan aktivitas masyarakat.
Baca juga: Meniti Tali Nasib di Krueng Keureuto: Saat Seragam Basah dan Nyawa Menjadi Taruhan Demi Ilmu
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara, Jaffar, Kamis, 30 April 2026, mengatakan bahwa rencana pembangunan jembatan masih tahap pengkajian. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan data pascabencana banjir bandang di wilayah tersebut.
“Pada prinsipnya, kami perlu menyinkronkan data terlebih dahulu, terutama inventarisasi jembatan yang rusak. Untuk lokasi penghubung antara Gampong Plu Pakam dan Blang Pante, kami harus melihat dari sisi tata ruang, apakah sudah tersedia ruas jalan atau belum,” kata Jaffar kepada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Aceh Utara, Kamis.
Menurut Jaffar, jika di lokasi tersebut belum terdapat akses jalan yang memadai, maka pihaknya akan mengkaji tingkat urgensi pembangunan jembatan, termasuk fungsinya sebagai jalur utama bagi siswa dan masyarakat.
Jaffar menyebut survei lapangan menjadi langkah penting sebelum proyek dapat direncanakan. Pihaknya juga akan mempertimbangkan apakah pembangunan tersebut dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK). Jika ruas jalan kabupaten sebagai akses utama, untuk membangun jembatan itu dapat dimanfaatkan pendanaan bersumber APBK.
“Namun, sejauh ini belum ada pembangunan jembatan baru di sepanjang Krueng Keureuto yang menghubungkan antarkecamatan. Saat banjir bandang akhir November 2025 lalu, tidak ada jembatan utama di aliran Keureuto yang rusak parah, hanya beberapa jembatan gantung yang rusak dan perlu diperbaiki di sejumlah kecamatan lainnya,” ungkap Jaffar.
Jaffar menyebut pascabencana tersebut juga terdapat sejumlah jembatan perintis telah dibangun dengan bantuan TNI dan Polri. Bahkan, hingga saat ini masih ada pengerjaan jembatan gantung di beberapa titik untuk mendukung mobilitas warga yang dilakukan pihak TNI.[]




