Menangis adalah hal yang biasa dilakukan wanita. Menangisnya wanita bukan karena dia cengeng, tapi menangis merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan perasaannya.
Wanita menangis tidak mesti karena sedih, tapi bisa jadi senang, marah, rindu, terharu, marah, merasa kehilangan, bahkan sering pula menangis tanpa alasan.
Sebagai suami, harus memahami dengan benar apa penyebab istri menangis. Sebab, hanya dengan cara itu, Anda bisa tahu apa yang harus diperbuat untuk mengatasinya.
Sayangnya, tak semua suami mau memahami apa penyebab istrinya menangis sehingga caranya mengatasi justru tidak tepat dan hanya membuat istri merasa bahwa suaminya tak pernah memahami dirinya.
Kenapa perempuan mudah menangis?
Terdapat penelitian yang menyebutkan jika satu alasan perempuan menangis adalah karena hormon prolaktin yang menjadi penghasil air susu dan air mata. Di usia 18 tahu ke atas, wanita memiliki hormon prolaktin sebanyak 50-60% sehingga tak heran jika wanita lebih sering menangis meskipun tanpa ada alasannya.
Alasan wanita menangis dan cara mengatasinya
Agar para suami tidak dianggap sebagai lelaki yang tidak memahami istri, sebaiknya kenali alasan wanita menangis dan cara mengatasinya, berikut ini:
Merasa sedih
Wanita umumnya merasa sedih hingga kadang menangis ketika kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya. Sebagai suami, tidak boleh mengatakan bahwa ia cengeng, lemah atau tidak sabar. Ketika mendapati istri menangis karena sedih, kuatkan dia dengan memeluk dan men-support sebisa Anda.
Merasa tertekan
Meski terlihat kuat, tapi ketika mendapat tuntutan yang terlalu berat, maka bisa jadi alasan wanita untuk menangis. Ketika istri merasa tertekan dan stres, dia akan meluapkannya dengan menangis. Sebagai suami, harus peka, dengarkan keluhannya, kurangi bebannya, dan jika perlu bantulah menemukan solusinya agar istri tidak tertekan sendiri.
Merasa sendiri/kesepian
Saat merasa sendiri/kesepian, istri juga bisa menangis sesengukan di dalam kamarnya. Jangan jengkel/kesal atau mengintrogasinya, tapi berikan waktu sendiri dan sediakan waktu untuk mendengarkan curahan hatinya ketika dia sudah mau berbicara. Jika dia tak mampu berkata apa-apa, Anda bisa memeluknya sebagai bentuk support untuknya.
Alasan hormonal
Hormon juga bisa menjadi alasan wanita mudah menangis, alasan itulah yang membuat emosi wanita menjadi tidak stabil atau mudah sensitif saat menjelang datang bulan (PMS). Jika mendapati istri uring-uringan, mudah marah hingga menangis, maka jangan stres, tapi cukup luangkan waktu untuk mendengarkan isi hatinya dan usap kepalanya penuh cinta agar istri merasa nyaman.
Sedang marah
Ketika amarah menguasai, wanita bisa meluapkannya melalui tangisan, terutama ketika penyebabnya adalah orang-orang yang disayanginya (anak, suami, saudara, sahabat dan lainnya) melakukan sesuatu yang tak disukainya. Jika ini terjadi, jangan mendesaknya untuk segera bercerita, tapi biarkan dia meluapkan perasaannya hingga selesai, baru setelah itu Anda bisa menasehatinya dengan lembut dan penuh cinta.[] Sumber: ibu-zahraa






