Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaIni Potensi Laut...

Ini Potensi Laut Sabang Untuk Sumber Energi Listrik

BANDA ACEH – Ketua Project Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC), Sha’azza A. Aziz dari Infrokomas Malaysia, mengatakan laut Sabang memiliki potensi energi sangat besar. Ia menyebutkan, potensi itu dapat dikembangkan melalui teknologi yang dikembangkan OTEC menjadi sumber energi listrik atau Ocean Thermal Energy.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, di Banda Aceh, Rabu, 4 April 2018, Sha’azza menyampaikan, potensi energi laut di Sabang diketahui setelah studi pra-fisibilitas hampir dua tahun. Menurut dia, potensi energi laut Sabang jauh lebih besar dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

“Lokasinya tidak jauh dengan darat, dan potensi energinya sangat besar dan sangat bagus untuk dikembangkan,” ujar Sha’azza.

Dia mengatakan, potensi energi laut Sabang jika dikembangkan akan mampu menghasilkan 120 megawat energi listrik untuk satu lokasi. Total potensi keseluruhan mencapai 1.200 megawat. Sha’azza berharap Pemerintah Aceh memberikan dukungan dan kesempatan kepada Infrokomas untuk melanjutkan studi fisibilitas selama dua tahun.

Menurut Sha’azza, selain untuk energi listrik, juga bisa dikembangkan untuk menghasilkan air bersih yang dapat dipergunakan untuk industri dan konsumsi masyarakat.

 

Gubernur Irwandi mengatakab, Pemerintah Aceh mendukung langkah selanjutnya untuk studi fisibilitas.

 

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Biro Humas Setda Aceh, Mulyadi Nurdin, Mitra Kerja Sama Infrokomas, Direktur Ocean Thermal Energy Center dari University Teknology Mara, Prof. Dato Ir. Dr. A. Bakar Jaafar dan beberapa pejabat terkait dari Pemerintah Aceh.[](rel)

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif

Baca juga: