TAPAKTUAN – Anggota DPRK Aceh Selatan Tgk. Adi Zulmawar telah mengecek program pembukaan lahan untuk dijadikan perkebunan jagung dan sawit di Gampong Ie Meudama, Kecamatan Trumon oleh pihak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fajar Selatan.

Tgk. Adi mengungkapkan, sejak Direktur BUMD Fajar Selatan yang baru atas nama Azwar MR dilantik tahun 2014, perusahaan daerah pelat merah tersebut sudah menerima kucuran dana hibah dari Pemkab Aceh Selatan senilai Rp3 miliar yang disalurkan dua tahap. Dari anggaran itu, kata Tgk. Adi, BUMD Fajar Selatan mengklaim telah membuka lahan di wilayah Trumon mencapai 200 hektare lebih.

“Kami sudah turun langsung meninjau lokasi pembukaan lahan tersebut di Gampong Ie Meudama, Kecamatan Trumon. Dari hasil pantauan kami, ternyata pembukaan lahan dilakukan dalam beberapa titik, bukan terpusat dalam satu lokasi. Namun anehnya, dalam satu titik itu paling maksimal luasnya sekitar 6 hektare, sehingga setelah kami gabungkan dengan beberapa titik yang sudah dibuka, terkesan mustahil mencapai luas keseluruhannya 200 hektare lebih,” kata Tgk. Adi kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat, 10 Maret 2017.

Untuk menguatkan lagi temuan tersebut, Tgk. Adi kemudian bertanya kepada rekannya sesama anggota DPRK Aceh Selatan yakni Armia Majid dan Zakaria Isa. Zakaria Isa merupakan mantan keuchik selama 20 tahun di salah satu gampong dalam Kecamatan Trumon. Zakaria Isa dan Armia Majid merupakan putra asli setempat.

Menjawab pertanyaan Tgk. Adi, apakah lahan yang sudah dibuka BUMD Fajar Selatan di Gampong Ie Meudama luasnya sudah mencapai 200 hektare lebih, Zakaria Isa dan Armia Majid mengatakan, sepengetahuan mereka tidak ada lahan kosong untuk dibuka lahan perkebunan sawit atau jagung mencapai 200 hektare lebih di wilayah tersebut.

“Jikapun ada maka harus ditebang hutan dalam kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil. Namun, hasil pantauan kami langsung, dari lahan yang sudah ditebang itu saja belum mencapai luasnya 200 hektare. 200 hektare itu tergolong sangat luas lah, bukan sebesar yang diklaim tersebut,” ujar Tgk. Adi Zulmawar menirukan ucapan Zakaria Isa dan Armia Majid.[]