Umi Aida tampil antusias dan memikat bersama sang suami, Ustaz Muslem dalam seminar Parenting yang digagas Yayasan Al-Maghribi Meulaboh, 22 Agustus 2019, di Aula Bapeda Aceh Barat. Acara ini digelar untuk umum dan seluruh wali murid serta pegiat dakwah dan ta'lim di daerah setempat.
Dalam paparannya bersama sang suami, sejak pagi hingga sore, dengan varian tanya jawab dan diskusi, Umi Aida menekankan pentingnya persiapan amal salih bagi yang jomblo atau bujanghidin. Bagi yang telah berkeluarga, sangat penting memaknai keluarga sebagai sarana ke surga. Yaitu dengan menjalankan prinsip keluarga islami dengan struktur, kurikulum dan progres yang relevan serta terus diperbaiki. Hal ini, menurutnya, keluarga bila dipersepsi sebagai biduk kecil maka ia akan menjadi kecil yang mudah terhempas gelombang dan tidak mengagumkan seperti kapal pesiar.
Di sela paparannya, Umi Aida juga menyampaikan bahwa kesuksesan keluarga tidak mentok pada capaian dunia, tapi mesti sejalan dengan perbaikan sosial dan dakwah ilallah dengan penuh hikmah sambil menjamin rumah sebagai tonggak perbaikan kultural.
Ia juga mengisahkan bagaimana perlunya disiplin, kerja sama dan SOP yang ketat agar program hafalan Alquran dirinya dan anak-anaknya bisa optimal (kini di antara anaknya, dua orang sedang belajar di Turki, dan suaminya juga bakal dikontrak untuk mengajar di salah satu sekolah di sana).
Demikianlah sepetik inspirasi dari Umi Aida yang berasal dari Subulussalam.
Pj. Yayasan Almaghribi, Damrus, SE., M.M., saat membuka kegiatan itu mengutarakan pentingnya acara ini bagi wali murid dan warga Aceh Barat pada umumnya, sehingga seminar sejenis akan terus digulirkan.[]
Penulis: Taufik Sentana
Peserta Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG).



