Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsIrwan Djohan Minta...

Irwan Djohan Minta Keluarga Ikut Cegah Ancaman Kekerasan Terhadap Anak

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, mengharapkan keluarga di Kota Banda Aceh agar ikut memperhatikan dan mengawasi anak perempuan dan laki-laki mereka yang masih kecil terhadap potensi ancaman kekerasan dan pelecehan seksual dari orang-orang di sekitar lingkungannya maupun orang terdekat dalam keluarga.

Pesan itu disampaikan Irwan Djohan di hadapan puluhan ibu-ibu penggerak PKK dan Pos Yandu dari 9 gampong di Kecamatan Kutaraja saat penyerahan bantuan pakaian seragam kepada Tim Penggerak PKK dan Pos Yandu di Kantor Geuchik Gampong Jawa, Banda Aceh, Selasa, 23 Februari 2016.

“Saya mohon ibu-ibu di Banda Aceh, khususnya di Kecamatan Kutaraja agar terus memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya masing-masing untuk melakukan upaya pencegahan secara dini terhadap potensi ancaman kekerasan seperti yang pernah terjadi di kota ini beberapa waktu lalu.  Salah satunya dengan memberi tahu kepada anak perempuan dan anak laki-laki, bagian-bagian mana dari tubuh mereka yang tidak boleh disentuh oleh teman dan orang lain, kecuali ibu, ayah maupun dokter,” kata Irwan.

Dalam meningkatkan upaya perlindungan dan pencegahan agar tak terulangnya kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar lingkungannya maupun oleh keluarganya sendiri di kota Banda Aceh, dalam tahun ini, Teuku Irwan Djohan telah mengusulkan program kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak di kota Banda Aceh kepada Pemerintah Aceh dalam bentuk poster dan brosur bergambar yang akan dibagikan kepada seluruh anak-anak dan keluarga di 9 kecamatan kota Banda Aceh.

“Melalui brosur bergambar itu, kita akan memberikan edukasi kepada anak-anak kita tentang apa yang boleh dan tidak boleh disentuh dibagian tubuh mereka, lalu apa yang harus mereka lakukan apabila suatu waktu nanti menghadapi ancaman kekerasan maupun pelecehan seksual dari temannya, orang-orang di sekitar lingkungannya maupun dari orang terdekat di dalam keluarganya sendiri. Pada brosur kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak itu juga akan memberikan informasi untuk para orangtua tentang apa yang harus mereka lakukan jika seandaikan hal yang tak diingikan itu terjadi,”, ujar Irwan.

Selain kampanye pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Kota Banda Aceh, politisi Nasdem ini juga telah mengusulkan kepada Gubernur Aceh melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, pada tahun 2016 ini akan dibangun Pos Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan di Markas Polda Aceh beserta seluruh fasilitas pendukung yang diperlukan untuk layanan perlindungan dan bantuan hukum kepada para korban kekerasan dalam rumah tangga maupun lingkungan, khususnya yang dialami oleh perempuan dan anak.[]

Baca juga: