<!–StartFragment–>TAKENGON – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendukung kegiatan earth hour yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 19 Maret 2016 mendatang.
Kabid Penaatan dan Standardisasi Lingkungan BLHKP Aceh Tengah, Zulpan Diara Gayo, mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mematikan lampu dan listrik tidak terpakai selama satu jam mulai pukul 20.00 WIB sampai 21.00 WIB pada tanggal 19 Maret 2016,” kata Zulpan, Kamis, 17 Maret 2016.
Earth hour merupakan kampanye dari lembaga World Wide Fund (WWF) untuk menjaga kelestarian lingkungan. Bentuk dukungan Aceh Tengah sendiri sangat erat kaitannya dengan komoditas kopi Arabika Gayo dan hasil pertanian lainnya yang membutuhkan keasrian lingkungan tetap terjaga.
Menurut Zulfan, komoditas kopi Arabika Gayo juga dipengaruhi oleh suhu bumi, dengan kata lain pemanasan global akan berbanding terbalik dengan produktivitas dan kualitas kopi.
“Sebanyak 80 persen penduduk Aceh Tengah bergantung di sektor kopi, karena itu kesadaran masyarakat terhadap earth hour terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari,” kata Zulfan.
Lebih rinci, Zulfan mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap earth hour, pihaknya akan menindaklanjuti dengan kegiatan penghijauan dan imbauan terus-menerus kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan.[](ihn)



