25.5 C
Banda Aceh
Jumat, Desember 2, 2022

Jaksa Tahan Bendahara Paya Bilie Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa 2021, Keuchik MS Masih Ditahan

LHOKSEUMAWE – Penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menahan MJ, Bendahara Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2021 yang merugikan negara sekitar Rp270 juta.

Selain MJ, kasus dugaan korupsi dana desa (Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong/APBG) tahun 2021 itu juga menjerat MS, Keuchik Paya Bilie sebagai tersangka. MS saat ini masih berada dalam tahanan sebagai terdakwa perkara dugaan korupsi dana desa tahun 2020 yang sekarang dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Mukhlis, melalui Kasi Intelijen, Benny Daniel Parlaungan, dikonfirmasi portalsatu.com melalui telepon seluler, Selasa, 7 Juni 2022, mengatakan tim penyidik menahan tersangka MJ di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, setelah diamankan di kawasan kota ini pada Senin (6/6).

Benny menyebut tim penyidik menetapkan MJ sebagai tersangka setelah dilakukan ekspose/gelar perkara di Kejari Lhokseumawe pada pekan lalu.

“Dalam kasus ini sudah ada dua tersangka. Sebelumnya, (telah ditetapkan) tersangka MS selaku Keuchik Gampong Paya Bilie, dan sekarang bendaharanya yaitu MJ. Perkara ini masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut. Dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2021 yang dilakukan MJ (dan MS), merugikan keuangan negara sekitar Rp270 juta,” kata Benny.

Benny menyebut pihaknya menahan tersangka MJ untuk mempermudah proses penyidikan yang sedang berjalan.

Informasi diperoleh portalsatu.com, MS yang merupakan Keuchik Gampong Paya Bilie periode 2019-2024, saat ini ditahan di LP Lhokseumawe sebagai tahanan titipan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Banda Aceh. Pasalnya, MS menjadi terdakwa perkara dugaan korupsi dana APBG Paya Bilie tahun 2020 yang merugikan keuangan negara lebih Rp300 juta. Hal itu berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Lhokseumawe.

Perkara dugaan korupsi dana Desa Paya Bilie tahun 2020 dengan terdakwa MS sudah diputuskan oleh PN Tipikor Banda Aceh, 2 Maret 2022. Majelis Hakim menjatuhkan vonis pidana penjara satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun) kepada terdakwa MS, dan denda Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti pidana kurungan satu bulan.

Terdakwa MS juga dihukum membayar uang pengganti Rp164.484.700 paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap. Jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut dengan ketentuan apabila MS tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana penjara enam bulan.

Vonis PN Tipikor Banda Aceh itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejari Lhokseumawe yang menuntut terdakwa MS dijatuhi pidana penjara lima tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani dengan perintah tetap ditahan.

Atas putusan PN Tipikor Banda Aceh itu, JPU banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh. Dalam putusan PT Banda Aceh, 28 April 2022, terdakwa MS dijatuhi pidana penjara dua tahun dan denda Rp100 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti pidana kurungan dua bulan. Terkait uang pengganti, bunyi putusan PT Banda Aceh sama seperti vonis PN Tipikor Banda Aceh.

Perkara dugaan korupsi dana APBG Paya Bilie tahun 2020 dengan terdakwa MS itu belum berkekuatan hukum tetap karena masih menunggu putusan kasasi Mahkamah Agung.

Kini, MS kembali menjadi tersangka dalam kasus dana APBG Paya Bilie tahun 2021.

Baca juga: Kejari Lhokseumawe Tahan Keuchik Paya Bilie Tersangka Korupsi Dana Desa

[](nsy)

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Popda Aceh Barat, Ini Harapan Pj Bupati Pidie

SIGLI - Sebanyak 40 atlet dan pelatih Pidie peraih medali di Pekan Olahraga Pelajar...

PN Lhoksukon Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Monumen Samudra Pasai

ACEH UTARA - Pengadilan Negeri Lhoksukon memutuskan menolak permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum...

Urang Tue dan Camat Terangun Usulkan Pj Pengulu Tongra dan Garut, Ini Namanya

BLANGKEJEREN - Urang Tue dan Camat Terangun, Kabupaten Gayo Lues, mengusulkan nama Pj. Pengulu...

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PT PIM Raih Penghargaan dari Pupuk Indonesia

SURABAYA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro...

Hari Ketiga Pekan Imunisasi Polio di Pidie Capai 47 Ribu Lebih, Ini Kecamatan Tertinggi

SIGLI - Hingga hari ketiga Pekan Imunisasi Polio di Kabupaten Pidie, mencapai 47.331 anak...

Pimpinan dan Anggota MPU Aceh Utara 2023-2027 Dikukuhkan, Ini Kata Pj Bupati Azwardi

LHOKSUKON - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, AP., M.Si., menghadiri pengukuhan Ketua, Wakil Ketua,...

Pendaftar Try Out PPPK Membludak, KNPI Gayo Lues Pindahkan Lokasi

BLANGKEJEREN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gayo Lues terpaksa memindahkan lokasi Try...

Pj Bupati Aceh Utara Lepas Kontingen 15 Cabor ke Pora Pidie

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, melepas keberangkatan kontingen 15 cabang...

Walkot Subulussalam Janjikan Bonus Rp10 Juta Peraih Medali Emas di PORA Pidie 2022

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kontingen Subulussalam...

Anggaran TPP Sampai Rp15 Miliar, Ketua DPRK Subulussalam: Laporan Kinerja Harus Real Jangan Manipulasi

SUBULUSSALAM - Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengatakan pemerintah memplotkan...

DPRK Sahkan APBK Kota Subulussalam Tahun 2023 Rp 686 Miliar

SUBULUSSALAM - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja...

Tim Dinas Pengairan Provinsi Turun ke Tanggul Sungai yang Rusak di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Dinas Pengairan Aceh turun ke Kabupaten Aceh Utara, Ahad, 27 November...

Disiapkan Layani Atlet PORA XIV Pidie, Pj Bupati Tinjau Kesiapan Dua Rumah Sakit

SIGLI - Dua rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Pidie disiapkan melayani atlet dari...

Tiga Artis Aceh Penutup Parade Maestro Seudati di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Penampilan tiga artis Aceh, Jol Pase, Acun Lhok, dan Safira, menutup Parade...

Hadiri Rakornas Investasi 2022, Pj Wali Lhokseumawe Siap Ikuti Arahan Presiden

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

Ini Pagu Pokir Anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam RAPBK 2023

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe telah menyetujui alias ketuk palu Rancangan Qanun...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Tunjuk Efendi Plt. Kalapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

MaTA: Anggaran Titipan di BRA Rp13 Miliar Penting Dilidik dan Audit

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta aparat penegak hukum menyelidiki (lidik) pengelolaan...

Imran Paparkan Kebijakan Pengembangan Lhokseumawe, saat jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, M.Si., MA.Cd., menjadi dosen tamu pada...