LHOKSUKON – Penceramah dari tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muniruddin Paloh Gadeng mengajak jamaah untuk mengisi‘kapal’ Ramadhan dengan tiga kesibukan, yaitu sibuk dengan mendirikan shalat, sibuk dengan membaca Al-quran, dan sibuk dengan berzikir.
Hal itu disampaikan Tgk. Muniruddin saat mengisi tausiah di hadapan jamaah tarawih Masjid Baitul Abrar, Gampong Teumpeun, Kecamatan Syamtalira Bayu, Sabtu 26 Mei 2018 malam. Kata Tgk. Muniruddin, tiga kesibukan itu memiliki nilai khusus dan sangat spesial di hadapan Allah SWT selama bulan suci Ramadhan.
“Jadi kalau teungku-teungku dan ummi ada kesibukan selain itu, misalnya ibu-ibu suka nonton sinetron atau kaum bapak nonton bola sampai sahur, sebaiknya hentikan saja dan ganti dengan tiga kesibukan tadi. InsyaAllah, kita bisa dapatkan titel taqwa nantinya,” ujar Tgk. Munir.
Tim Safari Ramadhan Pemkab Aceh Utara yang dipimpin oleh Bupati H. Muhammad Thaib atau Cek Mad mengunjungi Masjid Baitul Abrar Gampong Teumpeun, Kecamatan Syamtalira Bayu. Sementara tim yang dipimpin Wakil Bupati Fauzi Yusuf atau Sidom Peng mengunjungi Masjid Baitil Ali Jabal Hajar di Gampong Paloh Mampre, Kecamatan Nisam. Pada kesempatan yang sama diserahkan bantuan untuk masjid, masing-masing satu unit mikrofon wireless dan dua lembar sajadah panjang.
Pada kesempatan itu, Cek Mad mengajak masyarakat untuk memperbanyak syukur di bulan Ramadhan. Karena sangat banyak nikmat Allah SWT yang tidak sanggup diukur dan dihitung telah diberikan kepada semua hambaNya, terutama nikmat iman dan nikmat Islam. Cara bersyukur itu, di antaranya dengan memupuk tanggung jawab iman bagi generasi mendatang, anak-anak dan remaja.
“Jika kita tak mau memikul tanggung jawab iman tersebut, entah apa jadinya anak-anak kita kelak. Mereka mungkin akan menjauh dari nilai-nilai tauhid dan keimanan yang kita pegang kuat-kuat sekarang ini. Oleh karena itu, pembangunan yang paling berat saat ini adalah pembangunan agama, bukan pembangunan infrastruktur atau lainnya,” kata Cek Mad.
Di lokasi terpisah, Wakil Bupati Fauzi Yusuf di hadapan jamaah tarawih mengharapkan, masyarakat hendaknya terlibat langsung dalam pengawasan syariat Islam, di antaranya dengan pengajian-pengajian yang digelar di masjid, baik bakda magrib maupun bakda subuh.
“Perlu dibentuk majlis zikir dan gerakan shalat subuh berjamaah di masjid yang ada dalam Kecamatan Nisam. Hal itu bisa dilaksanakan, misalnya dengan bekerjasama dengan organisasi yang eksis saat ini seperti Tastafi, Sirul Mubtadin, Hatar, MUNA dan organisasi Islam lainnya. Selain itu, juga perlu mengawasi anak-anak kita dari pengaruh narkoba, pengaruh dunia informasi digital, aliran sesat dan pendangkalan aqidah,” ucap Sidom Peng.
Ceramah Ramadhan di Masjid Baitil Ali Paloh Mampre diisi oleh Tgk. Zulfadli, Pimpinan Dayah Keumaral Landeng, Lhoksukon, sedangkan imam tarawih Tgk. H. Sulaiman Ilyas.[](Rel)



