LHOKSEUMAWE – Jama’ah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Aceh memperingati Haul ke-4 tahun wafatnya Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Tgk. H. Usman Ibni Abdillah atau Abati Banda Dua. Acara itu digelar di Kompleks Pendopo Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Aceh, Gampong Meunasah Mee, Kemukiman Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis, 26 Juni 2025.
Acara Haul Abati Banda Dua dihadiri pejabat mewakili Kapolres Lhokseumawe, pejabat mewakili Dandim Aceh Utara, Plt. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Tgk. Ikhwansyah, Plt. Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe Asbahul Jamil, Kepala Puskesmas Kandang Jufri, SKM, dan tamu undangan lainnya.
Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Aceh, Tgk. Ahmad (Abon Banda Dua) mengatakan Abati Banda Dua mewarisi Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i peninggalan Sultan Malikussaleh. “Beliau memperjuangkan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i selama 30 tahun untuk umat supaya umat tidak hidup dalam kejahilan,” ujarnya.
Abati Banda Dua belajar ilmu agama pada Abu Ibrahim Cot Ceubrek Simpang Keuramat, murid Abu Krueng Kale. Setelah itu, Abu Cot Ceubrek memerintahkan Abati Banda Dua untuk memperdalam ilmu kepada Abu Tanoh Mirah.
“Karena adab orang belajar dulu kalau tidak ada perintah tidak berani pindah tempat. Beda dengan sekarang”.

[Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Aceh Abon Banda Dua foto bersama unsur Forkopimda Kota Lhokseumawe dan Plt Kadis Syariat Islam Lhokseumawe pada acara memperingati Haul ke-4 Abati Banda Dua, Kamis, 26 Juni 2025. Foto: Istimewa]
Pada peringatan Haul Abati Banda Dua tahun ini, para jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i menggelar doa bersama siang hari sampai malam di Pendopo Tarbiyah. “Tamu yang hadir mendoakan agar beliau bersama Baginda Rasulullah SAW di akhirat kelak. Begitu pula harapan kami bersama beliau kelak,” ucap Abon Banda Dua.
Sebelum acara Haul, para jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i menggelar pawai membawa bendera berlambang Masjidil Haram dan Nabawi, mulai dari Pendopo Tarbiyah ke Makam Sultan Malikussaleh di Kecamatan Samudera, Aceh Utara, lalu berkeliling Kota Lhokseumawe.
Rombongan pawai itu dilepas pejabat mewakili Kapolres Lhokseumawe bersama Plt. Kepala Satpol PP dan WH, Kepala Puskesmas Kandang, Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i Aceh Abon Banda Dua, dan Waled Isa Paya.
“Tujuan pawai sebagai pawai perjuangan beliau (Abati Banda Dua). Kami jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i mendoakan sepenuhnya agar perjuangan beliau bisa terus menerus ke jenjang dunia,” ucap Abon Banda Dua.[]





