MEUREUDU – Setelah dilakukan pencarian, korban terseret arus Pantai Kuthang, Kecamatan Tringgadeng, Kamis kemarin, ditemukan di mulut Kuala Panteraja, Pidie Jaya, Jumat, 27 Januari 2023, sekira pukul 11:05 WIB. Saat ditemukan, korban bernama Teuku Akhirul Jafis (15), santri Dayah Jeumala Amal Lueng Putu, itu sudah meninggal dunia.

Sekretaris Umum Satgas SAR Pidie Jaya, kepada portalsatu.com/, mengatakan saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke RSU Meureudu.

Kapolres Pijay melalui Kapolsek Panteraja, Ipda Ridwansyah, kepada portalsatu.com/ membenarkan sudah ditemukan jasad santri kelas 3 MTs Dayah Jeumala Amal, Teuku Akhirul Jafis.

Setelah ditemukan di mulut Kuala Panteraja, jasad korban langsung dibawa ke RSU Meureudu untuk dilakukan visum dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Benar, sudah ditemukan jasad korban yang hanyut di Pantai Kuthang, Tringgadeng, Kamis siang kemarin. Jasadnya ditemukan di Kuala Panteraja, hari ini,” ujar Kapolsek.

Jarak penemuan jasad korban dengan lokasi kejadian, menurut Kapolsek, diperkirakan sekitar 4 kilometer. Kemungkinan jasad korban diseret arus.

Proses pencarian, menurut Sekretaris SAR Pijay, Muhammad Zuhar, sempat terkendala karena cuaca hujan deras dan ombak tinggi. Setelah sempat dihentikan sementara Kamis malam, pagi tadi pihaknya langsung melanjutkan pencarian korban.

Sebelumnya diberitakan, seorang santri Dayah Jeumala Amal, Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Teuku Akhirul Jafis (15), dikabarkan hilang terseret arus di Pantai Wisata Kuthang, Kecamatan Tringgadeng, Kamis, 26 Januari 2023, sekira pukul 12: 50 WIB.[](Zamahsari)