BANDA ACEH – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung di Gampong Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, Rabu (13/5/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi yang disediakan pemerintah.
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi menjelang hari besar keagamaan.
“Kegiatan pangan murah ini rutin kami laksanakan di berbagai kecamatan. Menjelang Iduladha, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat sehingga pemerintah perlu hadir untuk membantu menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Afdhal.
Menurutnya, program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam merespons kondisi ekonomi yang masih memberikan tantangan bagi sebagian masyarakat. Karena itu, Pemko Banda Aceh terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga warga.
Pada pelaksanaan kali ini, Pemko Banda Aceh menyediakan sebanyak 1.200 paket pangan murah yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp165 ribu per paket. Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar yang mencapai lebih dari Rp200 ribu.
“Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan subsidi sebesar Rp50 ribu untuk setiap paket. Dengan subsidi ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” kata Afdhal.
Ia menjelaskan, paket pangan murah tersebut terdiri atas sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang banyak dibutuhkan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga menjelang perayaan Iduladha.
Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar, terutama pada periode meningkatnya permintaan menjelang hari raya.
Afdhal menambahkan, Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara bertahap di sejumlah kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Banda Aceh.
“Kami berencana melanjutkan kegiatan serupa di beberapa kecamatan lain dalam beberapa hari ke depan. Harapannya semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program ini,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Afdhal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, aparatur gampong, serta pihak terkait yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat karena kegiatan ini berjalan tertib dan lancar. Antrean masyarakat juga teratur sehingga pelayanan dapat berlangsung dengan baik,” katanya.
Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program pangan murah dapat terus berlanjut sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
“Mudah-mudahan program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkas Afdhal. [Adv]






