BLANGKEJEREN – Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo Lues bersama Pordasi mulai melakukan perbaikan lapangan Stadion Buntul Nege. Lapangan itu rencananya akan digunakan untuk arena pacuan kuda tradisional, 12-18 September 2022, dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI.
Irsan Firdaus, Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Kamis, 8 September 2022, mengatakan lapangan Stadion Buntul Nege sudah dilakukan perbaikan sejak seminggu lalu, mulai dari menimbun lapangan yang berlubang hingga menata lokasi parkir dan tempat warg berjualan.
“Ini kami sedang di lapangan melihat langsung proses perbaikan-perbaikan arena pacuan kuda, mudah-mudahan tanggal 12 September ini sudah bagus semuanya, dan bisa digunakan dengan aman dan nyaman oleh penonton dan kuda yang berlomba,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Kadis Pariwisata menjelaskan kemungkinan ada 200 kuda yang akan bertanding di Stadion Buntul Nege. Selain kuda warga Gayo Lues, Pordasi juga sudah mengundang pemilik kuda dari luar daerah.
“Informasi yang kami terima dari Pordasi Gayo Lues, surat undangan sudah disampaikan kepada pemilik kuda Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Tanah Karo, dan beberapa kabupaten lainya, mudah-mudahan Bupatinya juga akan datang,” katanya.
Pacuan kuda tradisional di Gayo Lues memang setiap tahun diadakan. Lomba adu cepat kuda itu sudah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Lomba pacuan kuda menjadi salah satu yang sangat digemari masyarakat dataran tinggi Gayo.[]



