SUBULUSSALAM – Menjelang perhelatan pesta demokrasi pada 27 Juni 2018 atau 101 hari lagi sejak sekarang, tiga pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota  Subulussalam langsung “tancap gas” turun ke desa-desa menggelar kampanye dialogis.

Informasi diperoleh portalsatu.com/, Jumat, 16 Maret 2018, malam, paslon nomor urut 2, Hj. Sartina NA., S.E., M.Si., – Dedi Anwar Bancin, S.E., atau MeSada menggelar kampanye dialogis di Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat.

Pasangan diusung lima partai politik yakni Golkar, PKB, Demokrat, PDIP dan Nasdem ini menggelar kampanye dialogis untuk mendulang perolehan suara di Pilkada 2018.

Hal sama dilakukan paslon nomor urut 5, H. Affan Alfian Bintang, S.E., – Drs. Salmaza, M.A.P., atau Bisa, menggelar kampanye dialogis di Desa Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng.

Paslon nomor urut 3, H. Asmauddin, S.E., – Hj. Asmidar S.Pd., atau Hamas, juga tak kalah kencang. Pak Itam dan Ibu Abadi panggilan akrab keduanya menggelar kampanye dialogis di Jalan Teuku Raja Asal, Kecamatan Simpang Kiri.

Jika tiga paslon tersebut tampak aktif menggelar pertemuan hampir setiap malam, berbeda halnya dengan paslon nomor urut 4, H. Anasri, S.T., M.T., – Ustaz Sabaruddin, S.Pd.I., yang terlihat “santai” menghadapi Pilkada 2018.

Hal berbeda juga ditunjukkan pasangan jalur perseorangan, drh. Jalaluddin – Wagiman. Mereka tidak mengumpulkan massa untuk kampanye dialogis, tapi berkunjung “door to door (pintu ke pintu)” menjumpai ribuan warga yang sudah memberikan dukungan berupa fotokopi KTP.[]