BLANGKEJEREN – Jembatan gantung di Desa Seneren, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, terancam ambruk pascabanjir dan tanah longsor.
Salah seorang warga Desa Seneren, Ramli Bowo, Kamis, 8 Januari 2026, mengatakan jembatan gantung Seneren dalam keadaan waspada. Siapapun yang hendak melintas harus berhati-hati.
“Jembatan gantung ini satu-satunya akses warga, dan sebagai penghubung tiga dusun: Dusun Berhul Atas, Dusun Ines, dan Dusun Krungringkel Desa Seneren,” katanya.
Saat ini, 70 kepala keluarga yang ada di Seneren sangat berharap agar tim teknis dari pemerintah daerah meninjau jembatan tersebut. Sehingga bisa diketahui apakah jembatan tersebut masih layak digunakan warga atau tidak.
“Kami berharap agar ditinjau kelayakannya, kalau memang masih layak, kami akan gunakan. Namun, jika sudah tidak layak, kami tutup jembatan itu supaya tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Jika jembatan tersebut ambruk dan hanyut, warga yang tinggal di seberang sungai Kuala Tripe itu dipastikan akan terisolasi.[]



