Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita Gayo LuesKajari Gayo Lues...

Kajari Gayo Lues dan Kalapas Blangkejeren Teken MoU Penaganan Overstaying

BLANGKEJEREN – Kejaksaan Negeri Gayo Lues dan Kalapas Kelas IIB Blangkejeren menjalin MoU kerja sama terkait penaganan overstaying. Penandatanganan MoU itu berlangsung di Aula Kantor Kejari, Senin, 22 Mei 2023.

Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues Ismail Fahmi, S.H., mengatakan penandatanganan kesepakatan bersama Memorandum Of Understanding (MoU) terkait penanganan overstaying itu tentang tahanan yang sudah lewat masa penahananya, dan tidak atau belum ada perpanjangan penahanan. “Ataupun surat penahanan berikutnya dan/atau narapidana yang masih memiliki perkara lain tetapi masa pidana untuk perkara sebelumnya telah habis tetapi tidak atau belum ada surat penahanan untuk perkara selanjutnya,” ujarnya.

“Maksud dan tujuan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama Memorandum Of Understanding (MoU) tersebut adalah untuk mewujudkan persamaan persepsi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dalam ketatalaksanaan sistem peradilan pidana dalam rangka penanganan dan atau mewujudkan Zero Overstaying di Lapas Kelas IIB Blangkejeren, sekaligus turut menyukseskan resolusi pemasyarakatan dalam rangka mewujudkan Zero Overstaying Tahanan di Lapas/Rutan,” tambahnya.

Penandatanganan itu langsung dilakukan Kepala Lapas Kelas IIB Blangkejeren, Fathorrosi, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., selaku Pihak Pertama, dan Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Ismail Fahmi, S.H., selaku Pihak Kedua.

“Adapun hasil yang dicapai antara lain, terlaksana hubungan yang baik dengan pihak penahan, terlaksananya penaganan bagi tahanan yang akan habis masa penahannya pada H-10, H-3, dan H-1, terlaksananya perlindungan hukum bagi tahanan dengan tidak adanya Overstaying di Lapas Kelas IIB Blangkejeren,” jelasnya.[]

Baca juga: