BANDA ACEH — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh H. M. Daud Pakeh mengatakan, Kantor Urusan Agama Kecamatan sangat penting dalam peningkatan kualitas layanan nikah dan rujuk di kantor tersebut.

“Alhamdulillah sampai 20 November 2017, serapan anggaran Kemenag Aceh masih berada di peringkat satu nasional, hal ini juga berkat sumbangsih operator KUA di Kecamatan dalam pengelolaan PNBP, terimakasih untuk semua dan mari kita tingkatkan kinerja kita,” ujar Daud Pakeh saat menjadi narasumber Pembinaan Peningkatan Kualitas Layanan Nikah dan Rujuk Bagi Operator di KUA se Aceh di Hotel Lading, Banda Aceh, Minggu, 26 November 2017.

Selain itu ia juga menyampaikan bahwa hari ini Kementerian Agama kian berubah, bahkan sampai ke KUA Kecamatan pihaknya telah menggunakan digitalisasi dan berbagai aplikasi.

Dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga meminta kepada ASN Kemenag di KUA termasuk operator untuk meningkatkan kedisiplinan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat kecewa karena operator tidak ada pada saat masyarakat ingin mendaftar nikah, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kalau operator berhalangan hadir, ajari kawan-kawan di KUA agar bisa mem-back up saat kita tidak ada, sehingga pelayanan terbaik KUA dapat dirasa masyarakat,” lanjut Kakanwil.

Kakanwil juga meminta kepada operator KUA untuk memastikan pencatatan administrasi nikah dan rujuk dengan benar untuk menjamin kepastian hukum.

“Pedomani peraturan tentang pencatatan pernikahan, jangan sampai niat membantu, tapi kita bermasalah dengan hukum, jadi pastikan kelengkapan administrasi tersebut.”

Pembinaan Peningkatan Kualitas Layanan Nikah dan Rujuk Bagi Operator di KUA se-Aceh dilaksanakan oleh Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dibagi dalam empat angkatan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kabid Urais Binsyar, Drs. H. Hamdan,MA dan pejabat eselon di bidang Urais Binsyar.[]