IDI RAYEK – Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI) Aceh Timur melakukan sosialisasi antinarkoba di SMAN 1 Peureulak, Aceh Timur, Sabtu, 6 Agustus 2016.

Ketua Umum KAPMI Kabupaten Aceh Timur, Misbahhuddin, memaparkan jika masalah bahaya penyalahgunaan narkoba selama ini sudah sangat memprihatinkan dikalangan pemuda pelajar di Aceh pada umumnya.

Hal ini bisa dilhat dari mulai pecandu, pengguna bahkan korban penyalahgunaan narkoba telah masuk ke beberapa lapisan masyarakat khususnya di lingkungan generasi pemuda.

“Usia remaja, tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri. Usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari penjahat yang ingin merusak generasi Aceh,” kata Misbah.

Untuk itu, para pelajar ini sangat perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencegahannya lebih dini.

Misbah berharap, kegiatan ini berjalan dengan optimal, pihaknya juga mengajak ke semua pihak terkait di lingkungan pendidikan dari mulai dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar dan peserta siswa didiknya untuk selalu mengantisipasi terhadap ancaman bahaya narkoba di lingkungan pelajar.

“Target dalam bulan ini KAPMI Aceh Timur akan mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba ke seluruh SMP – SMA sederajat.”

Acara ini turut dihadiri tokoh pemuda Aceh Timur A Rahmad Dasda S.P, sebagai motivator dalam kegiatan ini.

Beliau sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini dan harapannya kegiatan seperti ini diadakan setiap tahunnya dan juga pihak pemerintah ikut turut mendukung penuh terhadap OKP dan ormas yang ingin mengadakan kegiatan positif seperti ini. Supaya generasi Aceh bisa aktif dalam proses belajar keorganisasian.[]

Dikirim oleh Misbah Alzizi