BANDA ACEH – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh baru pertama kali menemukan kasus gajah liar keguguran. Hal ini berbeda jika gajah hamil berada di penangkaran.
“Kalau di penangkaran, bisa dilakukan apa yang diperlukan. Misal kasih vitamin, obat-obatan, dan lain-lain. Tapi kalau gajah liar, ya kita berdoa saja biar mereka tidak stress dan tidak keguguran,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Jumat, 2 Juni 2017.
Seperti diketahui, petugas BKSDA Aceh menemukan janin gajah yang diperkirakan berusia 12 bulan di dekat perkebunan warga. Janin yang ditemukan beberapa waktu lalu tersebut berjenis kelamin jantan.
Gajah liar ini diperkirakan mengalami stress karena terus diusir warga. Belum lagi aktivitas ekstrem yang dilalui mamalia terbesar ini, yang memperburuk kondisi kehamilan gajah.[]
Laporan: Taufan Mustafa


