IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat khususnya di wilayah Blok A mendukung aktivitas PT Medco E&P Malaka. Sehingga rencana produksi gas oleh perusahaan tersebut tahun 2018 berjalan lancar.

“Mari kita dukung keberadaan PT Medco di Aceh Timur, karena setelah Medco produksi maka akan bertambah PAD untuk daerah yang sedang membangun ini,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M. Thaib atau Rocky dalam rapat Forkopimda penyelesaian konflik kepentingan PT Medco dengan masyarakat di Aula Serbaguna Polres Aceh Timur, Senin, 5 September 2016.

Rocky mengakui selama ini kerap terjadi perselihan paham antara PT Medco dengan masyarakat, baik terkait ganti rugi tanah yang tumpang tindih kepemilikannya dan persoalan penerimaan tenaga kerja yang dinilai masyarakat tidak transparan. “Tapi kedua persoalan ini pasti bisa kita selesaikan,” katanya.

Menurut dia, penerimaan tenaga kerja yang dibuka secara umum baru-baru ini tetap diprioritaskan putra daerah. “Kami berharap agar kepala desa dan masyarakat mendukung investasi ini di Aceh Timur, karena tujuan dari investasi adalah untuk menyejahterakan masyarakat dan membawa Aceh Timur ke arah lebih maju,” ujar Rocky.

Rapat itu dihadiri Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, Dandim Aceh Timur Letkol. Inf. Amril Haris Isya Siregar, Wakil Ketua DPRK Aceh Timur Samsul Akbar, Ketua MPU Aceh Timur, Tgk. H. Bukhari Hasan, pihak Kejari Aceh Timur, Kepala Kesbangpol Aceh Timur, M. Amin, Muspika Julok dan Indra Makmur, para kepala desa serta pihak Medco E&P Malaka.[](rel)