REDELONG – Kapten pilot pesawat Wings Air Redi Irawan optimis Bandara Rembele akan berkembang. “Saya optimis Bandara Rembele akan berkembang,” ujar Redi Irawan kepada wartawan selepas prosesi pendaratan perdana pesawat komersial Wings Air di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Jumat 19 Agustus 2016.

Redi berharap ada penambahan alat bantu pendaratan pesawat atau ILS (Instrument Landing Syatem) agar fasilitas bandara itu lebih sempurna, mengingat posisi Rembele di tengah perbukitan yang dapat menganggu jarak pandang.

“Saya juga sudah sampaikan hal itu kepada bupati dan kepala bandara soal alat bantu pendaratan ini. Itupun apabila memungkinkan diusulkan ke kementerian,” kata Redi.

Redi mengaku pihaknya baru dapat mendarat ke Rembele secara visual saja dengan jarak pandang minimal 5 kilometer. “Jadi kondisi bandara harus bener-benar clean untuk bisa mendarat,” ujarnya.[]