Ilustrasi anggur merah. @Shutterstock

Karya: Jamaluddin

Ini adalah persinggahan
Segala warna akan berubah
Segala usia akan terhenti
Pada masanya

Di sekeliling kita ulama-ulama
menjemput taqdir
Kita kini sendirian
khawatir jika lubang menganga kehidupan
kita terjatuh
tertimbun oleh kemunafikan dan kefasikan

Minyak dalam wadah lampu dinding itu
Harus penuh, menyala
Kitap-kitap kuning dikaji lagi
Air wudhuk di kulah harus suci dan penuh

Kita berziarah
Menabur bunga pada zaman yang telah meninggalkan harum

Karena zaman asik berubah
Pahat kembali ukir nisan-nisan
zaman pun terus dapat menyaksi

Loh Angen, 18 January 2021.[]

Lihat Video Puisi