BLANGKEJEREN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia tahun 2024 dengan menggelar sejumlah kegiatan.
Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Heri Yulianto, S.H., M.H., didampingi para Kasi dan Kasubag Pembinaan, Senin, 9 Desember 2024, mengatakan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mencegah terjadinya korupsi, seperti penyuluhan, penerangan hukum, dan penindakan hukum.
“Kita sudah melakukan penyuluhan hukum kepada para kepala desa terkait pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa. Kemudian penerangan hukum kepada kepala sekolah se-Kabupaten Gayo Lues terkait pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah),” katanya.
Selain itu, Kejari Gayo Lues juga sudah melakukan penyuluhan hukum melalui kegiatan Jaksa Menyapa di RRI Takengon, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Blangkejeren, SMAN Seribu Bukit, SMAN 1 Putri Betung, dan SMAN 1 Pantan Cuaca.
Ada pula kegiatan edukatif kepada masyarakat untuk mendorong kesadaran kolektif melawan korupsi melalui Festival Seni dan Budaya Kabupaten Gayo Lues tahun 2024.
“Untuk upaya penegakan hukum, kita sudah melakukan penuntutan tiga perkara yaitu, tindak pidana korupsi pada penerimaan pegawai PPPK Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues tahun 2022, melakukan penindakan melalui penyitaan barang bukti diduga hasil tindak pidana korupsi, dan melakukan penyelamatan keuangan negara melalui bidang Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara),” ujarnya.
Kajari Heri Yulianto mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kinerja kejaksaan. Dia berkomitmen melayani masyarakat, menegakkan hukum, dan melakukan pemberantasan korupsi.
“Hari Anti-Korupsi Sedunia ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi negeri. Untuk itu kami berharap kepada masyarakat agar terus mendukung upaya pemberantasan korupsi, dan bersama-sama menciptakan Gayo Lues yang bersih, adil, dan berintegritas,” pungkasnya.[]




