BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyerahkan 10 unit mesin jahit untuk ibu-ibu di Kecamatan Kuta Alam. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, Kamis, 23 Juni 2016.
Menurut Arif, penyerahan bantuan pengadaan mesin jahit ini merupakan bentuk dukungan pada kelompok ibu-ibu kreatif yang berusaha di bidang menjahit.
“Bentuk apresiasi dewan pada mereka yang bergabung dalam kelompok Anggrek Kuta ALam, Banda Aceh,” Kata Arif, usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Masjid Baitul 'Allam.
Bantuan tersebut, kata Arif, bersumber dari dana aspirasi miliknya dan sesuai dengan proposal yang diajukan kelompok Anggrek.
“Ini janji saya pada pertemuan sebelumnya, di mana mereka membutuhkan mesih jahit, di antara mesin jahit manual, bordir, dan beberapa mesin jahit lainnya,” ujarnya.
Arif berharap, bantuan tersebut bermanfaat bagi para ibu di kelompok Anggrek. Selanjutnya, ia berencana mengupayakan bantuan lainnya.
“Ini semua diharapkan mampu membangkitkan ekonomi, khususnya ekonomi ibu-ibu, dan bantuan ini diharapkan tepat sasaran dan jangan sampai dijual.”
Ketua kelompok Anggrek, Yusnidar mengaku selama ini kelompok mereka sangat terkendala dengan minimnya alat kerja.
“Kami masih kekurangan mesin jahit, kami masing masing sudah bekerja sebagai penjahit. Sejauh ini kami bekerja harus ganti-ganti dan menunggu giliran,” katanya.
Yusnidar mengaku, bantuan 10 unit mesin jahit tersebut akan meningkatkan produktivitas.
“Insya Allah dengan adanya bantuan ini, kami bisa meningkatkan order kami, yang selama ini sangat kewalahan dalam menerima order,” kata Yusnidar.
Plh. Geuchik Kuta Alam, T. Suardi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sudah diserahkan.
“Di Kuta Alam, ada delapan kelompok sebagai penjahit, tiga kelompok di pembuatan kue, ada juga kelompok memasak,” jelasnya.
Suardi berencana, dengan adanya bantuan mesin jahit akan gelar pelatihan sebagai kegiatan yang selaras dengan program gampông.[](ihn/*sar)





