SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kepala sekolah (kepsek), komite sekolah dan guru berprestasi untuk melaksanakan ibadah umrah secara gratis.
Pelepasan 13 jamaah umrah dari lingkungan Dinas Pendidikan Kota Subulussalam itu dilaksanakan di Pendopo Wali Kota dilepas langsung oleh H. Affan Alfian Bintang, Minggu, 23 Oktober 2022.
Keberangkatan guru berprestasi, komite dan kepsek melaksanakan ibadah umrah ini, sebagai komitmen Pemerintah Kota Subulussalam untuk menepati janji yang pernah disampaikan pada 2021 lalu terkait program reward umrah gratis bagi kepsek, komite dan guru berprestasi.
“Namun di tahun 2021 tidak bisa terlaksana karena Covid-19 melanda semua negara, sehingga baru bisa terlaksana di tahun ini,” kata Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang pada acara pelepasan jamaah umrah di Pendopo.
Affan Alfian menjelaskan reward ini upaya Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pendidikan memberikan penghargaan atas prestasi, dedikasi dan inovasi para pendidik untuk dunia pendidikan di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.
Dalam program reward ini, SMP Negeri 2 Longkib mampu merebut tiga tiket ibadah umrah meliputi unsur komite sekolah, guru dan kepsek masing-masing satu orang memperoleh tiket umrah gratis.
Kepala SMPN 2 Longkib Heri Sukanda mengucapkan rasa haru dan bangga kepada Wali Kota Affan Alfian dan Kepala Dinas Pendidikan H. Sairun, S. Ag atas program reward umrah gratis. Heri Sukanda mengaku tak pernah mengira dapat melaksanakan ibadah umrah gratis, namun hal tersebut kini menjadi kenyataan.
“Tidak pernah kami duga bisa terjadi seperti ini terima kasih Pak Wali Kota, terima kasih Dinas Pendidikan,” kata Heri Sukanda yang mengulang kata tersebut beberapa kali sebagai bentuk rasa terharu dan bersyukur karena mendapat tiket umrah gratis dari Pemerintah Kota Subulussalam.
Kepala Dinas Pendidikan, H. Sairun menjelaskan guru yang mendapat program reward umrah gratis dari pemerintah Kota Subulussalam berjumlah 13 orang dengan rincian, satu orang mewakili guru TK, tiga guru SD, dua guru SMP, dua kepala SD, dua kepala SMP dan tiga orang dari komite sekolah.[]




