ACEH UTARA – Warga Gampong Blang Pala, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, berharap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan normalisasi waduk di daerah tersebut. Pasalnya, lumpur dalam waduk tersebut semakin meningkat sehingga mengalami pendangkalan.
Tuha Peut Gampong Blang Pala, Haji Jol, mengatakan, petani setempat sangat bergantung ketersediaan air di waduk untuk dialirkan ke persawahan yang saat ini memasuki musim tanam padi. Apabila waduk semakin dangkal, dikhawatirkan air meluap saat musim hujan sehingga akan menimbulkan genangan. Di sisi lain, kata dia, saat musim kemarau berdampak tidak tersedianya air untuk persawahan petani. Untuk itu, diharapkan pemerintah mengeruk waduk tersebut.
“Dengan kondisi waduk yang tidak normal seperti ini, tentu kebutuhan air tidak mencukupi bagi para petani. Kalau waduk tersebut dilakukan pengerukan hingga lebih dalam lagi, air pun mudah tertampung lebih banyak saat hujan,” kata Haji Jol kepada portalsatu.com/, Selasa, 15 Januari 2019.
Haji Jol menambahkan, “Karena tidak ada saluran irigasi, petani hanya mengandalkan ketersediaan air ketika hujan turun. Apabila memasuki musim kemarau maka petani terancam gagal panen. Oleh karena itu, kita berharap waduk itu dikeruk supaya tidak menjadi dangkal seperti ini”.
Sementara itu, politikus Partai Gerindra, Muklis Azhar, dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, mengaku ia sudah melihat langsung kondisi Waduk Kubu Raya itu saat mengujungi Gampong Blang Pala, 13 Januari 2019.
“Warga Dusun Bale Mane, Gampong Blang Pala, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, punya dilema tersendiri ketika kemarau tiba. Pasalnya, sawah yang menjadi tumpuan ekonomi warga tersebut seringkali terancam gagal panen,” kata Muklis Azhar akrab disapa Pak Ulis.
Menurut Pak Ulis, petani setempat mengeluhkan kelangkaan air untuk mengairi sawah. “Persoalannya jelas, kelangkaan air untuk mengairi sawah di lokasi tersebut tidak terselesaikan meskipun terdapat waduk untuk menampung air hujan di area tersebut. Sehingga PR besarnya adalah normalisasi waduk tersebut,” ujar caleg DPRA Dapil Lima ini.[]



