Barensyah tergopoh-gopoh membuka pintu setelah menjawab salam dari dalam rumahnya. Perempuan 60 tahun itu dengan raut wajah dibalut penasaran menatap dua orang tamu di muka rumahnya. Wajah Barensyah pun berhias senyum ketika salah seorang tamu tersebut menyampaikan tujuan kedatangan mereka.

Tim PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Langsa itu datang untuk memasang sambungan listrik secara gratis di rumah Barensyah, di Dusun Satria, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Jumat, 28 Juli 2023, pagi.

“Alhamdulillah,” ucap Barensyah usai mendengar penjelasan tim PLN.

Tim PLN memasang kilowatt-hour (kWh) meter “Listrik Pintar” berdaya 4 ampere (900 VA) di rumah Bahrensyah. Selain itu, juga dipasang tiga bohlam (bola lampu listrik), yakni di plafon teras rumah, ruang tamu, dan dalam kamar Barensyah. Tim PLN kemudian mengisi token listrik perdana Rp100 ribu pada kWh meter agar tiga bohlam di rumah warga miskin itu menyala.

“Bapak-Bapak dari PLN akan bertamu ke sini nanti setelah shalat Jumat untuk penyalaan perdana,” ucap petugas PLN kepada Barensyah.

Barensyah menganggukkan kepala. Dia menunggu dengan sabar di rumahnya. Pukul 14.30 WIB, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Parulian Noviandri, diwakili Manager UP3 Langsa, Indradi Pratama, tiba di rumah Barensyah untuk penyalaan perdana secara simbolis.

Turut hadir Assistant Manager Niaga & Pemasaran, Mukhtar Juned, Assistant Manager Keuangan dan Umum, Zulham ZA, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Langsa Kota, Bian Wahyudi, dan Assistant Manager Sales Representative PLN UID Aceh, Agus Susanto.

Barensyah tampak bahagia saat bola lampu listrik yang tergantung di plafon rumahnya memancarkan cahaya bersumber dari listrik PLN. Dia akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri setelah puluhan tahun menyalur listrik dari tetangganya.

“Alhamdulillah, ka hu lestrep bak rumoh lon. Kana meteran droe lon jinoe, hana payah lee meulake bantu bak urueng laen (Sudah nyala listrik di rumah saya. Sudah ada kWh meter sendiri saya sekarang, tidak perlu lagi meminta bantu nyalur dari rumah orang lain),” ujar Barensyah.

Wanita lanjut usia itu lalu berkata, “Lon bahagia that. Teurimong gaseh ateuh perhatian urueng droe neuh mandum keu lon (Saya sangat bahagia. Terima kasih atas perhatian dari semua pihak untuk saya)”.

Barensyah salah satu dari ribuan penerima bantuan sambungan listrik gratis melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM. Melalui program pemerintah ini, PLN turut berperan mengupayakan akses listrik ke seluruh Indonesia dan dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu yang berhak sesuai ketentuan.

“Bantuan yang diberikan meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya Sertifikasi Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN dan pengisian token listrik perdana sebesar Rp100.000,” kata Manager UP3 Langsa, Indradi Pratama.

Indradi Pratama menyebut program BPBL ini dikhususkan bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini belum menikmati listrik. “Dan diharapkan mampu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat agar dapat mengakses listrik sebagai bentuk energi berkeadilan,” tuturnya.

Mengenai penerima bantuan pasang baru listrik gratis, Indradi memaparkan bahwa PLN telah terlebih dahulu melakukan survei kepada calon penerima BPBL.
.
“Ada dua syarat utama bagi penerima bantuan yakni rumahnya belum berlistrik atau tidak tercatat sebagai pelanggan PLN, serta berdomisili di daerah yang telah tersedia jaringan listrik tegangan rendah PLN tanpa dilakukan perluasan jaringan,” jelas Indradi.
.
Menurut Indradi, tahun 2023 ini Provinsi Aceh mendapat alokasi sebanyak 3.750 rumah tangga di seluruh Aceh tersebar di Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Sinabang, dan Subulussalam.
.
“Dari jumlah tersebut, PLN UP3 Langsa mendapatkan alokasi sebanyak 3.332 sambungan rumah yang tersebar di ULP Idi 425 sambungan rumah, ULP Langsa 2.295 sambungan rumah, ULP Peureulak 596 sambungan rumah, dan ULP Kuala Simpang 16 sambungan rumah tangga,” pungkas Indradi.

Sebelum pamit pulang, Indradi menyerahkan bantuan dari PLN dalam bentuk bingkisan kepada Barensyah di hari Jumat penuh berkah.

[](ril/red)